Hits: 0

Untuk Mengawal Suara Rusmadi Safaruddin di Tenggarong

TENGGARONG – KABARKUBAR.COM
Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Badan Saksi Pemilu Nasional Kabupaten Kutai Kartanegara melatih 500 saksi. Mereka akan bertugas di Tempat Pemungutan Suara di Tenggarong untuk pagelaran Pemilihan Gubernur Kaltim pada 27 Juni 2018 mendatang.

“Pelatihan pembekalan saksi ini untuk memastikan suara nomor urut 4 pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Rusmadi Safaruddin di Kutai Kartanegara,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kukar, Yusmardani, Kamis 7/6/2018 saat sambutan membuka pelatihan saksi di Hotel Grand Elty.

Para saksi dilatih nantinya untuk kelancaran Pilkada agar tidak salahi aturan. Dengan mengawasi perilaku dari penyelenggara untuk bersikap netral. Saksi disiapkan PDI Perjuangan Kukar diambil dari masyarakat setempat ditugaskan sesuai dengan TPS yang diawasi. Sehingga, dapat mencegah kecurangan orang luar daerah masuk TPS menggunakan identitas warga setempat.

“Pelatihan pembekalan saksi ini untuk memastikan suara nomor urut 4 pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim Rusmadi Safaruddin di Kutai Kartanegara,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kukar, Yusmardani, Kamis 7/6/2018 saat sambutan membuka pelatihan saksi di Hotel Grand Elty.

Para saksi dilatih nantinya untuk kelancaran Pilkada agar tidak salahi aturan. Dengan mengawasi perilaku dari penyelenggara untuk bersikap netral. Saksi disiapkan PDI Perjuangan Kukar diambil dari masyarakat setempat ditugaskan sesuai dengan TPS yang diawasi. Sehingga, dapat mencegah kecurangan orang luar daerah masuk TPS menggunakan identitas warga setempat.

500 orang saksi akan bertugas di 277 TPS di Kota Tenggarong untuk mengawal jalannya pencoblosan Pilgub Kaltim, merupakan ujung tombak kemenangan pasangan calon Rusmadi Safaruddin. Sehingga diharapkan mampu bekerja keras.

Ketua BSPN Kukar, Intan mengatakan untuk satu TPS disiapkan dua orang saksi. Saksi-saksi disiapkan dari kader PDI Perjuangan dan masyarakat setempat. “Satu TPS kita siapkan dua orang. Saksi diberi pelatihan mengenai hak dan kewajiban saksi di TPS. Kita juga beri pelatihan mengenai undang-undang dan peraturan seputar Pilkada serentak 2018 terutama pengenalan formulir C1 sampai C7 hingga syarat utama bilik suara yang harus bersekat,” kata Intan.

Nantinya para saksi tersebut akan bertugas melaporkan langsung hasil penghitungan di TPS masing-masing untuk keperluan hitung cepat. Termasuk mendokumentasikan formulir C1 untuk mengantisipasi terjadinya sengketa pemilu. #Markus Susanto

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here