Puskesmas Keliling Berisi 17 Penumpang

Polisi dibantu penumpang berupaya mengangkat badan speedboat dengan menarik ke daratan di Karangan 100 Kampung Mamahak Ulu Kecamatan Long Bagun, Senin 26/2/2018. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

LONG BAGUN – KABARKUBAR.COM
Nasib naas dialami kapal cepat atau speedboat Puskesmas Keliling milik Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, Senin 26/2/2018. Tadi siang sekira jam 11, speedboat dengan dua mesin berkekuatan masing-masing 200 PK tersebut tenggelam di Karangan Seratus 100, Kampung Mamahak Ulu Kecamatan Long Bagun. Beruntung, 17 penumpang sempat menyelamatkan diri.

Berawal dari rencana Puskesmas Keliling hendak melayani masyarakat di Kampung Mamahak Teboq Kecamatan Long Hubung. Saat meluncur dari Dermaga Kampung Ujoh Bilang Kecamatan Long Bagun, speedboat masih tampak dalam kondisi normal. Namun ketika melintas di kawasan Karangan 100, badan atau bodi bagian belakang speedboat pecah. Dan air tampak sudah masuk ke dalam speedboat.

Akibat bocor makin membesar dan air cepat masuk ke bagian dalam, speedboat belum bisa dievakuasi ke darat. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Melihat air masuk, segera saja Nyelifan (46) selaku pengemudi atau motoris speedboat berupaya menepi. Tujuannya ke karangan atau daratan di tepian Sungai Mahakam tersebut. Arus yang cukup deras membuat speedboat akhirnya tenggelam. Beruntung 17 penumpang sudah lebih dulu menyelamatkan diri ke karangan.

“Seluruh penumpang selamat, karena speedboat sempat menepi dan mereka segera melompat ke darat,” ujar Kepala Kepolisian Sektor Long Bagun, Inspektur Satu Kasiyono melalui telepon.

Para penumpang yang berjumlah 17 orang, berhasil menyelamatkan diri di tepian Sungai Mahakam. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Mereka yang berada dalam speedboat saat kejadian naas tersebut, adalah:

1. Drg Silfia Kristiance Sitinjak
2. Dr Ignatus Erik Dwi Wahyudi
3. Riki Amat Ssasmita
4. Joldi Saputra SKep
5. Rosandi Arif Septian
6. Rahmat Jasri AMd
7. Rendi Teguh Eryono
8. Emiliana Ata Haryono SKM
9. Juni Situmeang
10. Paskalis Tului
11. Kristian Salin
12. Dionisius Ding
13. Nyelifan (Motoris)
14. Yohanesta Elisabeth HG
15. Dorkas Rombe
16. Pendeta Frendi
17. Tipung (anak 1 tahun)

Dijelaskan Iptu Kasiyono, setelah penumpang telah berada di daratan, speedboat perlahan tenggelam. Namun dua mesin penggerak telah diangkat dari dalam speedboat. Sementara penumpang segera dievakuasi dengan mendahulukan para wanita dan seorang balita. “Memang kondisi speedboat sudah tua. Makanya pecah bodinya bukan karena menabrak batu atau kayu, tapi pecah sendiri,” ungkapnya.

Informasi diterima KabarKubar, ada dua speedboat Pemkab Mahulu yang pernah pecah bodi. Satu memang karena menabrak batu di dalam Sungai Mahakam, dan satu karena sudah usang sehingga pecah. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here