Hits: 0

Yacob Tullur: TUHAN Pasti Ada Rencana

Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan Kabupaten Kutai Barat menyerahkan bantuan yang dikumpulkan dari para anggotanya untuk 60 jiwa korban kebakaran di Kelurahan Melak Ulu. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

MELAK – KABARKUBAR.COM
Simpati masyarakat terhadap musibah yang dialami warga RT 1 dan RT 2 Kelurahan Melak Ulu di Kecamatan Melak, Senin 16/4/2018 lalu, terus mengundang iba. Kali ini Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan atau IKAPTK Kabupaten Kutai Barat. Mereka menyerahkan bantuan yang dikumpulkan dari para anggotanya untuk 60 jiwa korban kebakaran itu.

Bantuan yang diserahkan Ketua IKAPTK Kubar, Yacob Tullur itu diserahkan, Jumat 4/5/2018 di Kantor Camat Melak. Berupa 25 karung beras isi 5 kilogram, 22 dus mie instan dan 2 dus pakaian layak pakai. Penyerahan bantuan disaksikan Camat Melak HM Japar, Plt Asisten I Setkab Kubar Misran Effendi, Lurah dan para petinggi, serta perwakilan masyarakat.

Yacob Tullur menjelaskan, penyerahan bantuan dimaksudkan dapat meringankan beban dan memotivasi masyarakat yang terkena musibah. Sekaligus menjadi upaya membangun masyarakat dan kader yang bersifat peduli. Ia berharap tidak akan terjadi lagi kejadian yang sama. Untuk itu, ia menyarankan masyarakat agar lebih waspada dan tidak lalai.

Ketua IKAPTK Kubar, Yacob Tullur, menyerahkan bantuan kepada perwakilan korban kebakaran, disaksikan Camat Melak HM Japar, Jumat 4/5/2018 di Kantor Camat Melak. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

“Jangan kecewa, TUHAN pasti ada rencana. Orang-orang yang diberi ujian ialah orang yang dianggap mampu melewati ujian itu,” pesan Yacob Tullur kepada perwakilan korban kebakaran.

“Mengimbau masyarakat agar selalu mengecek kabel yang sudah lama, agar diganti. Karena maraknya kebakaran kebanyakan akibat korsleting listrik,” ujar HM Japar.

Kebakaran di RT 1 dan RT 2 Kelurahan Melak Ulu, Senin 16/4/2018 dini hari, menghanguskan 23 rumah dan toko. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Diberitakan sebelumnya, api mengamuk dari salah satu bangunan di RT 1 Jalan Kapten Pierre Tendean Kelurahan Melak Ulu, dan akhirnya menghanguskan 23 rumah dan toko. Akibatnya, kebakaran itu menimbulkan kerugian sekitar Rp 10 miliar.

Kebakaran terjadi sekira pukul 00.30 Wita. Hembusan angin yang cukup kencang, membuat api cepat membesar. Dan melalap sejumlah bangunan dan api pun menjalar ke sejumlah bangunan di Jalan Ahmad Yani RT 2 Melak Ulu.

Beruntung 4 unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) dari Kantor Satuan Polisi Pamong Praja segera datang ke lokasi. Dibantu 2 unit PMK milik Bandara Melalan dan 1 unit truk Water Canon milik Kepolisian Resor Kutai Barat. Sehingga api dapat dipadamkan pada sekira jam 3 subuh. “Ada 35 anggota PMK yang terjun ke lokasi tadi subuh, dan baru kembali pada pagi hari,” ujar Komandan Umum PMK Kubar, Ependi.

Bangunan yang dilalap api di Jalan Kapten Pierre Tendean berupa rumah dan toko. Diantaranya rumah H Didik, H Ena, Ipan, Budi dan Jai. Kemudian Warung Semarang, Toko Buku Azis, Toko Kembar H Tatai, Toko Elektronik Jaya Raya H Achmad dan Penginapan Rahmat Abadi. Sedangkan yang terbakar di Jalan Ahmad Yani adalah rumah Heri, H Cucing, Subaidi, Voni Houmaho, H Ayub, H Husein, Hj Wanti, Agus dan Konter Madi. #Lilis Sari/Advertorial

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here