Hits: 0

98 Anggota Brimob Disiagakan

Rakor Tim Desk Pilkada dihadiri para camat, petinggi, dan instansi terkait seperti KPU Kubar. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, 27 Juni 2018 mendatang, Kepolisian Resor Kutai Barat menyiapkan seluruh personel di jajarannya. Sebanyak 2/3 dari jumlah itu atau 378 orang akan terlibat langsung dalam pelaksanaan operasi terpusat bersandi Operasi Mantap Praja Mahakam 2018. Sisanya akan terus fokus melayani masyarakat.

Dalam Laporan Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Tahun 2018, Kepala Polres Kutai Barat AKBP I Putu Yuni Setiawan menegaskan siap mengamankan Pilkada Serentak. Khususnya wilayah hukum Kubar dan Kabupaten Mahakam Ulu. “Polres kubar akan mendapat BKO (Bawah Kendali Operasi) Satuan Brimob Polda Kaltim berjumlah 98 personel yang sifat kekuatannya siap didorong. Tetapi tidak dilibatkan dalam pengamanan TPS (Tempat Pemungutan Suara),” ujarnya, Kamis 7/6/2018 di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar

Dalam Rapat Koordinasi Tim Desk Pilkada Dengan Camat dan Petinggi Dalam Rangka Pilgub Kaltim tahun 2018, Kapolres menegaskan telah melaksanakan kegiatan pengamanan. Termasuk pergeseran logistik 57 kotak surat dan surat suara yang dibawa dari kantor Pos Indonesia Kabupaten Kutai Kartanegara. Saat ini anggota Polres Kubar masih melaksanakan pengamanan di KPU Kubar.  “TPS dibagi menjadi dua kategori, yakni Kategori Aman serta Kategori Rawan 1 dan 2 lebih kepada kondisi geografis,” ujar AKBP Putu Setiawan.

Suasana penuh keakraban antar pemangku kebijakan terlihat saat Rakor Tim Desk Pilkada berakhir. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Soal Pasukan Linmas atau Perlindungan Masyarakat, dari bupati kepada Polres Kubar akan dibekali soal keributan yang bisa saja terjadi di masing-masing TPS. Untuk pengamanan 362 TPS, harus tersedia Linmas dua kali dari jumlah TPS. Sedangkan anggota Polri, satu orang bisa mengamankan hingga 5 TPS Kategori Aman. Sedang di TPS dianggap rawan, akan diamankan seorang polisi.

Ketua KPU Kubar, FX Irianto melaporkan, telah menyiapkan 632 TPS dan kelebihan jumlah Surat Suara hingga 500 lembar lebih. KPU Kubar segera menyerahkannya ke KPU Provinsi Kaltim, agar menutupi kekurangan di kabupaten dan kota lain. “Jangan sampai Panitia Pemungutan Suarak menumpuk di satu TPS, dan saya harap Petinggi wajib berkoordinasi dengan Ketua PPS dan PPK.

Terhadap 109.927 Pemilih, Ketua PPK dan Petinggi diminta memantau apakah formulir disyaratkan telah terpenuhi. Agar tidak disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab terhadap penggunaan C6. Ia menambahkan, pemilih berstatus Karyawan Perusahaan agar menggunakan hak pilih. Dan berharap pemerintah dalam hal ini Bapak Bupati Kubar, dapat berkoodinasi dengan pihak perusahaan, untuk meliburkan karyawannya setengah hari di tanggal 27 Juni 2018. “Pemilih yang membawa KK, selain E KTP, Suket apakah boleh memilih? Hal ini perlu dibicarakan sehingga tidak terjadi permasalahan di tingkat TPS,” ungkap FX Irianto.

Rakor Tim Desk Pilkada, Kamis 7/6/2018 di Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, melibatkan Pemkab Kubar, KPU Kubar, Kodim 0912/KBR dan Polres Kubar. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Sementara Bupati Kubar FX Yapan menyebut Pilkada adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat. Yang dilaksanakan berdasarkan prinsip demokrasi sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. Pilkada merupakan tanggung jawab seluruh komponen Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilih serta mendapatkan info komprehensif atas tahapan, profil/figur serta kapasitas paslon.

Tolak ukur sukses Pilkada, kata Yapan, adalah terjaganya aspek stabilitas nasional dan meningkatnya partisipasi pemilih. Serta memperkuat proses persiapan untuk memperoleh Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah yang berintegritas.

Soal Tim Desk Pilkada dibentuk berdasarkan Pasal 126 UU Nomor 15 Tahun 2011 Tentang Penyelenggara Pemilihan Umum. Dan dengan dasar Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 61 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemantauan, Pelaporan Dan Evaluasi Perkembangan Politik Di Daerah. “Kita sudah tahu permasalahannya, tinggal bagaimana kita mencari solusinya. Kita menjalankan tugas harus dengan landasan hukum yang jelas, dan dengan dasar persoalan yang jelas. Jangan setengah-setengah,” ungkapnya.

Bupati meminta semua orang untuk berhati-hati dan waspada terhadap hal-hal terkait. Ia meyakini Pilkada tahun 2018 ini akan berjalan sukses dengan berkualitas. Apabila semua pihak dapat menjamin Pilkada berlangsung umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Yang berarti seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih, bebas menentukan pilihannya, tanpa ada paksaan dari dan dalam bentuk apapun juga. “Pemilu harus berkualitas dan saya yakin Pilgub ini pasti aman dan sukses,” tegas Yapan.

Hadir dalam rakor ini, 3 Asisten Sekretariat Kabupaten Kubar, Kepala Staf Kodim 0912/KBR  Mayor Infanteri Wahyudi, Kepala Kejaksaan Negeri Kubar Syarief Sulaiman Nahdi, Panwaslu Kubar, camat dan petinggi Se-Kubar serta Perwakilan PPK dan PPS Se- Kubar. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here