Ahmad Sarkawi: “Bisa bayar di aplikasi. Tinggal download (unduh) aplikasi di Playstore”

Kantor Pos Muara Pahu yang juga dapat menerima pembayaran pajak dari masyarakat Kabupaten Kutai Barat. REVANDI/KABARKUBAR.COM

MUARA PAHU – KABARKUBAR.COM
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur terus berupaya menginformasikan aturan hukum terkait pendapatan asli daerah. Salah satunya oleh Anggota Komisi 3, Ekti Imanuel, yang bekerjasama dengan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kaltim. Melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah atau PPRD Kabupaten Kutai Barat.

“Kegiatan ini kita adakan agar masyarakat memahami peraturan tentang pajak daerah, serta lebih taat dan sadar tentang pentingnya membayar pajak,” ungkap Ekti Imanuel di Balai Pertemuan Umum Kantor Camat Muara Pahu pada Sabtu, 10 April 2021.

Sekitar 50 warga menghadiri kegiatan Penyebarluasan dan Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 1 Tahun 2019. Perda ini tentang Perubahan Kedua Perda Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah.

“Adanya pemasukan daerah, akan berfungsi untuk pembangunan Kaltim yang lebih baik dan maju ke depannya. Kita harap kegiatan ini meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak,” imbuh Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya ini di hadapan warga yang terdiri dari beberapa kepala kampung, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan ulama.

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Muara Pahu, Abdul Fatah, mengakui kadang informasi terkait peraturan daerah terlambat sampai ke masyarakat. Meski saat ini komunikasi sudah lebih mudah dengan adanya jaringan telekomunikasi. “Terima kasih, dan semoga terus bisa menyampaikan informasi peraturan daerah kepada kami. Selama ini banyak terabaikan, karena dianggap biasa saja oleh masyarakat,” katanya.

Ketua UPTD PPRD Kubar, Ahmad Sarkawi, menjelaskan kepada masyarakat Kecamatan Muara Pahu tentang pembayaran pajak kendaraan bermotor yang bisa dibayarkan melalui aplikasi, bank dan kantor pos. REVANDI/KABARKUBAR.COM

Dijelaskan Ketua UPTD PPRD Kubar, Ahmad Sarkawi selaku narasumber, pihaknya terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Khususnya untuk pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor atau PKB. Tidak hanya dengan membuka 11 tempat layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap atau Samsat di Kubar.

“Bisa bayar di Kantor Pos atau Bank. Malah tidak diminta persyaratan kelengkapan. Bayar di ATM lebih mudah, kan ATM buka 24 jam,” ujar pria yang telah bertugas di Kubar sejak tahun 2005 lalu.

Ahmad Sarkawi menambahkan, bayar PKB tidak hanya lewat Bankaltimtara, Mandiri, BNI, BCA, Bank BTN dan Kantor Pos. Tapi bisa juga melalui Pegadaian dan minimarket seperti Indomaret. Kecanggihan teknologi juga dimanfaatkan untuk memudahkan pelayanan kepada wajib pajak. Jadi wajib pajak bisa membayar pajak lewat aplikasi Tokopedia, Gojek, Link Aja, PayKaltimtara, dan DG Bankaltimtara.

“Bisa bayar di aplikasi. Tinggal download (unduh) aplikasi di Playstore. Sayangnya di Kubar tidak ada Indomaret, karena sama mudah. Samsat sudah berinovasi, bagaimana membayar pajak dengan mudah dan dekat. Bisa cetakkan bukti bayar di Samsat, dan cetak lembar pajak yang berdampingan dengan STNK,” ujarnya.



Adapun 11 Samsat dimaksud adalah;

  1. Samsat Induk Barong Tongkok di Jalan Paulus Doy Lambeng, Kelurahan Simpang Raya
  2. Samsat Pembantu Melak
  3. Samsat Pembantu Muara Tae
  4. Samsat Pembantu Mahakam Ulu
  5. Samsat Pesat Bongan
  6. Samsat Payment Point Barong Tongkok
  7. Samsat Payment Point Muara Lawa
  8. Samsat Payment Point Tering
  9. Samsat Mobil Jelajah
  10. Samsat Desa Sri Mulyo
  11. Samsat Paten Linggang Bigung

Menurutnya, sebagai warga negara yang baik, harus taat pajak. “Negara kita negara yang banyak bergantung pada sektor pajak. Beda seperti negara di Timur Tengah yang mengandalkan sumber daya alam,” terang Ahmad Sarkawi. #Revandi

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here