Pertandingan Sepak Bola Telan Korban Jiwa

225 views

Almarhum Pardi , Penjaga Gawang Betung FC ( Istimewa )

KABARKABAR.COM – SENDAWAR

Turnamen Sepak bola antar Kampung, yang digelar di Kampung Muara Tae menelan korban jiwa, saat pertandingan yang berlangsung antara tim sepak bola Kampung Betung FC Vs tim Kampung Sang  – sang, yang digelar dilapangan sepak bola Kampung Muara Tae, Kamis 20 Juli 2023.

Saat dikonfirmasi Kapolsek Jempang IPTU Sunarto kepada Kabarkubar.com membenarkan telah terjadi peristiwa tersebut.

“Ya benar ada korban meninggal dunia, salah satu penjaga gawang dari tim yang bertanding sepak bola, akibat terjadi benturan antara pemain bola,” terang Sunarto, Jumat 21 Juli 2023.

Ditambahkannya adapun kronologis kejadian ada hari Kamis Tanggal 20 Juli 2023 sekira pukul 16.45 wita, telah terjadi peristiwa meninggalnya pemain sepak bola atasnama Pardi yang saat kejadian sedang berlangsung pertandingan sepak bola. Pardi merupakan salah satu pemain sepak bola dari tim Kampung Betung yang saat kejadian bertugas sebagai penjaga gawang.

Pada saat pertandingan terjadi perebutan bola dengan striker tim Kampung Sang -sang, Kevin. Saat itu Pardi berebut bola yang mengarah gawangnya, dengan pemain lawan, Kevin dan kemudian terjadi benturan.

Akibat benturan tersebut Pardi harus dibawa di pinggir lapangan untuk mendapatkan perawatan medis, namun karena kondisi tak kunjung membaik. Pardi yang saat itu  masih terus mengeluh kesakitan selanjutnya di larikan ke Puskesmas Belusuh Kecamatan Siluq Ngurai.

Persiapan Pemulangan Jenazah Almarhum Pardi ke Kampung Halaman di Lebak Banten Jawa Barat. ( Istimewa )

Setiba di Puskesmas pukul 17.15 wita, Pardi segera  mendapatkan perawatan medis selama kurang lebih 30 menit.

Namun sayangnya nyawa Pardi tak tertolong, sekira pukul 17.45 wita.Pardi dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas Belusuh.

” Kami masih mendalami peristiwa tersebut sehubungan terjadi dalam permainan pertandingan sepak bola, beberapa upaya yang di lakukan yaitu memanggil beberapa pihak,” pungkas IPTU Sunarto.

Sementara itu, Petinggi Kampung Muara Tae, Santi Clara mengatakan pihaknya bersama Polsek Jempang telah memanggil dan mengajak duduk bersama para pihak.

“Dalam hal ini tidak ada unsur kesengajaan dan kekerasan karena semua pihak kita ajak rembuk bersama, dan disepakati Jenazah Almarhum Pardi kita antar sampai Kampung Halaman di Lebak Banten Provinsi Jawa Barat,” terang Petinggi Kampung Muara Tae.# Ekylovis

 

 

 

 

Komentar

comments