Politisi Perempuan Yang Berpeluang Duduk Di DPRD Kubar

214 views
Pemilu Tahun 2024, Nampak Pemilih Saat Menyalurkan Hak Pilihnya di Salah Satu TPS Dapil Satu Kubar. ( Dok Kabarkubar.com )

KABARKUBAR.COM – SENDAWAR.

Pemilihan umum legislatif tahun 2024 untuk DPRD Kabupaten Kutai Barat menorehkan sejarah baru dikancah politik Kabupaten Kutai Barat, hal ini nampak dari Lima Caleg perempuan yang berpeluang terpilih jadi Anggota DPRD Kubar periode 2024-2029.

Lima Caleg perempuan  dua diantaranya merupakan Caleg Pertahana ( Incumbent ) sedangkan tiga lainnya merupakan Caleg Perempuan pendatang baru, kelimanya berhasil meraih suara tertinggi secara pribadi maupun gabungan dengan suara partai, berdasarkan rekapitulasi penghitungan suara hasil Pemilu 2024 tingkat kabupaten Kubar, yang dilakukan KPU melalui rapat pleno terbuka, Selasa 27 Februari 2024 lalu.

Berikut profil singkat  5 Caleg perempuan berdasarkan perhitungan  perolehan suara yang berpeluang duduk di  DPRD Kubar.

1.Rita Asmara Dewi

Posisi pertama ada Politisi Perempuan kelahiran Kampung Ombau Asa pada tahun 1971, Rita Asmara Dewi ( Incumbent ) yang merupakan sekretaris Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kutai Barat. Rita maju dari daerah pemilihan Kutai Barat satu yang meliputi kecamatan Long Iram, Barong Tongkok, Damai, Linggang Bigung, Nyuatan dan kecamatan Tering.

Pada Pemilu tahun 2024 ini Rita Asmara Dewi memperoleh dukungan 1.754 suara, jumlah suara ini melampaui perolehan suaranya pada Pemilu 2019 yakni sebanyak 825 suara yang pada saat itu maju melalui Partai Amanat Nasional.

Untuk diketahui sebelum maju melalui PKB, perempuan berusia 52 tahun ini pernah menduduki jabatan anggota DPRD Kubar periode 2019-2024 dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Pemilu tahun 2024 PKB sendiri memperoleh 2.583 suara di Dapil Kutai Barat satu.

2. Minarsih

Diposisi kedua ada Caleg Perempuan yang juga merupakan Incumbent, yakni Minarsih yang juga merupakan ketua DPC Perindo Kubar. Minarsih saat ini menjabat anggota DPRD Kutai Barat periode 2019-2024, juga maju di Daerah Pemilihan Satu Kutai Barat.

Wanita 39 tahun ini dipastikan kembali duduk di kursi DPRD Kubar periode 2024-2029 setelah meraih 862 suara dalam Pemilu 2024.Raihan suara ini juga melampaui perolehan suara pada Pemilu tahun 2019 yakni 683 suara.

3.Meni Debora

Di posisi ketiga, Caleg partai Demokrat Kutai Barat, Meni Debora adalah caleg pendatang baru di Pemilu 2024. Meski begitu dia langsung terpilih dengan suara terbanyak di Daerah Pemilihan Kutai Barat dua dari Partai Demokrat.

Meni Debora mendapat 1800 suara, perolehan ini menyisihkan Marulam Manihuruk, Caleg petahana partai Demokrat di Dapil Kubar dua.

Perempuan kelahiran 1 Agustus 1989. Jebolan sarjana sosial dari Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda ini pernah menjadi staf bendahara bagian pembangunan Pemkab Kutai Barat tahun 2007-2021.

Dengan perolehan suara ini Meni Debora akan mencatat sejarah baru sebagai politisi perempuan pertama dari Partai Demokrat Kutai Barat yang akan duduk di DPRD Kabupaten Kutai Barat.

4.Jelli Welma Katupaian

Diurutan keempat  ada Caleg perempuan PDI Perjuangan, Jelli Welma Katupaian, yang maju di Daerah Pemilihan tiga Kutai Barat. Wanita kelahiran Minahasa Utara 52 tahun silam meraih 1.446 suara, perolehan ini juga mengkandaskan asa Caleg Pertahana PDI perjuangan dari Dapil 3, Mahyudin Eman untuk kembali duduk di kursi empuk DPRD Kubar periode 2024 – 2029.

Untuk Pemilu tahun 2024 Dapil Tiga kubar, ibaratkan Dapil neraka bagi Caleg-caleg petahana. Pasalnya ada lima anggota DPRD Kutai Barat yang gagal terpilih kembali dan dikalahkan pendatang baru.

5. Rosalyen

Diposisi kelima Politisi perempuan Partai Golkar, Rosalyen, dalam pemilu tahun 2024 ini, dia mendapat 1.973 suara dan perolehan ini membuatnya bersaing ketat dengan Oktavianus Jack di partai Golkar yang meraih 2.066 suara.

Perempuan asal Kampung Suakong Kecamatan Bentian Besar ini, membuat  Suriapani, Caleg petahana partai Golkar Dapil 3  harus puas berada di posisi tiga.sehingga mengkandaskan asa Suripani untuk kembali ke kursi DPRD Kubar periode 2024 – 2029.

Dengan terpilihnya kelima caleg perempuan ini menambah sejarah dan  warna baru dalam DPRD Kabupaten Kutai Barat, dimana dua puluh persen komposisi DPRD Kubar diantaranya di isi oleh politisi – politisi perempuan.

Kelima Politisi Perempuan tersebut masing -masing dua dari Dapil satu, Satu Orang dari Dapil Dua dan Dua Lainnya dari Dapil Tiga.

Untuk diketahui penetapan calon terpilih baru akan dilakukan setelah rapat pleno tingkat nasional yang dilakukan KPU RI serta ketetapan MK tentang PHPU selesai diputuskan.

 

Komentar

comments