Hits: 24

Pelabuhan Ujoh Bilang Dipantau

Aipda Ruedinambo Situmorang memantau kemungkinan terjadinya aksi premanisme dan praktik pungutan liar di Pelabuhan Ujoh Bilang. REVANDI/KABARKUBAR.COM 

LONG BAGUN – KABARKUBAR.COM
Kepolisian Sektor Long Bagun melaksanakan Operasi Yustisi di wilayahnya. Sebagai bentuk upaya memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona agar tidak meluas di lingkungan masyarakat. Operasi juga dibarengi instruksi kepada personel untuk mengawasi kemungkinan terjadinya tindakan premanisme dan praktik pungutan liar atau pungli.

Operasi Yustisi ini merupakan kegiatan rutin dilaksanakan bersama Anggota TNI dari Koramil 0912-03 Long Bagun dan Satuan Polisi Pamong Praja Pemkab Mahulu. Dalam rangka menegakkan Peraturan Bupati Mahakam Ulu Nomor 38 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan (prokes).

Dipusatkan di Jalan Poros Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, tepatnya di depan Mako Polsek Long Bagun. Sebagai sasaran, masyarakat yang melintas dengan tidak memakai masker. Sebanyak 25 orang terpaksa dihentikan, lalu diberi teguran.

“Mereka terbukti bepergian tidak memakai masker, langsung kami tegur. Lalu kami beri masker, dan ingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan. Maskernya gratis,” ungkap Kepala Polsek Long Bagun, AKP Purwanto, usai kegiatan pada Sabtu, 19 Juni 2021.

Kapolsek mengatakan, kegiatan tersebut juga atas perintah dari Kepala Polres Kutai Barat AKBP Irwan Yuli Prasetyo. Sebanyak 25 orang pelanggar prokes itu didapati hanya dalam waktu sekitar satu jam.

Tidak hanya penggunaan masker, warga diminta untuk tetap menjaga jarak, dan menghindari kerumunan atau berkumpul. Serta diminta untuk sering mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer untuk mencegah terjangkitnya virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mahakam Ulu, Drg Agustinus Teguh Santoso mengapresiasi Operasi Yustisi itu. Ia berterimakasih atas kerja keras dari Polri dan TNI yang telah membantu menegakkan prokes secara intensif.

Polri juga terus menerus ikut mengingatkan masyarakat akan pentingnya mematuhi prokes. Dalam rangka mewujudkan Kabupaten Mahakam Ulu yang warganya bebas dari Covid-19, dan menjadikan Mahulu Zona Hijau.

Pengendara yang melintas dihentikan karena terlihat tidak mengenakan masker, kemudian diberikan teguran untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. REVANDI/KABARKUBAR.COM

Sementara melalukan Operasi Yustisi, personel Polsek Long Bagun lainnya memantau kegiatan yang merugikan masyarakat. Khususnya aksi premanisme dan pungli yang kemungkinan terjadi di tengah masyarakat. Anggota mendatangi Pelabuhan Kapal dan Speedboat Kampung Ujoh Bilang. Sejumlah penumpang yang datang maupun hendak bepergian melalui pelabuhan utama ini, ditanyai.

“Kami mau pastikan, apakah ada tindakan premanisme atau pungli kepada para penumpang. Motoris atau awak kapal dan speedboat juga kami tanya,” kata PS Kepala Unit Provost Polsek Long Bagun, Aipda Ruedinambo Situmorang.

Keterangan dari anggota Dinas Perhubungan Mahulu yang sedang bertugas di pelabuhan, selama ini tidak ada keluhan atas praktik pungli dan premanisme. “Aman saja pak, penumpang tidak ada yang mengeluh atau melapor,” kata yakni Yuli Herawati yang bertugas bersama Noor Hidayah.

Ruedinambo yang turun ke pelabuhan bersama Briptu Andreas Hang selaku Bintara Unit Sabhara Polsek Long Bagun, juga memantau pergerakan masyarakat di seputar pelabuhan. Sekaligus memantau kepatuhan masyarakat untuk melaksanakan Prokes.

Instruksi untuk pencegahan tindakan pungli dan aksi premanisme itu juga atas instruksi Kapolres Kutai Barat ditindaklanjuti Kapolsek Long Bagun, AKP Purwanto SH sebagai Pengendali. Hasil pelaksanaan kegiatan, tidak ditemukan adanya praktik pungli atau aksi premanisme.

Diakui Alponsius Lawing, ia belum pernah mendengar adanya aksi premanisme atau praktik pungli di Pelabuhan Ujoh Bilang. “Belum ada selama ini pungli di pelabuhan. Tidak tahu kalau di tempat lain pak. Sama juga, preman tidak ada di Mahulu ini,” katanya pria yang ikut maju sebagai Calon Petinggi Kampung Mamahak Besar, Kecamatan Long Bagun. #Revandi

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here