95 Mahasiswa Diajak Menjaga Semangat Persatuan dan Kesatuan Demi Keutuhan NKRI

Mahasiswa Politeknik Sendawar dari berbagai jurusan, mendengarkan paparan Komandan Kodim 0912/Kutai Barat, Letkol Infanteri Hendriawan Senjaya, SE, M.Tr (Han). REYBER BENHOUSER SIMORANGKIR/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Komandan Komando Distrik Militer 0912/Kutai Barat, Letnan Kolonel Infanteri Hendriawan Senjaya SE M.Tr (Han), menjadi pembicara di Kampus Politeknik Sendawar, Jumat 8/9/2017. Ia memberikan pemahaman Wawasan Kebangsaan kepada 95 Mahasiswa Politeknik, di kampus yang terletak di Jalan Sendawar Raya, Kelurahan Barong Tongkok, siang tadi.


Dandim mengatakan, wawasan kebangsaan memiliki peran yang vital untuk mewujudkan keutuhan bangsa. Yang sudah mulai memudar dalam hal rasa cinta tanah air, juga penghargaan terhadap bangsa dan Negara. Pudarnya rasa nasionalisme ini diakibatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat akan wawasan kebangsaan semakin minim.

Ia mengingatkan kembali pentingnya nilai-nilai luhur Pancasila, Jiwa Patriotisme atau cinta tanah air. Sehingga tertanam jiwa dan moral yang baik, serta menjadi generasi penerus Bangsa yang berakhlak mulia. Dengan memupuk rasa Nasionalisme yang tinggi.

Komandan Kodim 0912/KBR, Letkol Inf Hendriawan Senjaya, bersama Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Sendawar, Wahyudi, dan 2 pengurus BEM lainnya. REYBER BENHOUSER SIMORANGKIR/KABARKUBAR.COM

“Para pemuda dan pemudi, harus mengimplementasikan nilai-nilai luhur pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. Letkol Hendriawan Senjaya didampingi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Politeknik Sendawar, Wahyudi, dan Wakil BEM, Goris.

Lulusan Akademi Militer tahun 1998 ini mengatakan, penyuluhan dimaksudkan menguatkan rasa persatuan dan kesatuan Bangsa di diri mahasiswa. “Intinya bertumbuh wawasan kebangsaan, nasionalisme, semangat persatuan dan kesatuan demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegas Hendriawan Senjaya.

Penyuluhan Wawasan Kebangsaan di Politeknik Sendawar, Jalan Sendawar Raya Barong Tongkok, dihadiri 95 mahasiswa, Jumat 8/9/2017. REYBER BENHOUSER SIMORANGKIR/KABARKUBAR.COM

Diakuinya,  akhir-akhir ini rasa nasionalisme dirasakan tidak sekuat dahulu. Perkembangan teknologi turut menjadi ancaman bagi generasi penerus, yang semakin mudah terpengaruh atau dicekoki ujaran-ujaran kebencian dari pihak tidak bertanggungjawab. Terlebih lagi, banyak generasi muda yang sudah tidak paham lagi tentang pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Akibatnya timbul berbagai permasalahan kebangsaan di negeri ini. “Untuk itu perlu digalakan kembali semangat kebangsaan ini,” kata Hendriawan Senjaya kepada KabarKubar, usai penyuluhan.

Tidak hanya Wawasan Kebangsaan, Dandim juga menyampaikan materi Bela Negara sebagai modal dasar para generasi muda untuk turut menjaga keutuhan NKRI saat Negara membutuhkan. Landasan hukumnya, tercantum dalam UUD 1945 Bab X Pasal 27 Ayat (3), yang berbunyi bahwa setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya Bela Negara. #Reyber Benhouser Simorangkir


Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here