Hits: 0

Penanganan Saat Kondisi Normal Atau Pra Bencana

Para Petinggi, Juru Tulis dan Staf Pemerintah Kampung, mengikuti Fasilitasi dan Sosialisasi Kebijakan Pencegahan Penanggulangan Bencana, Kamis 16/11/2017 di Aula Kantor Camat Mook Manaar Bulatn, Jalan Mangku Aji Kampung Gunung Rampah. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

MOOK MANAAR BULATN – KABARKUBAR.COM
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kutai Barat mengundang 16 kepala kampung atau Petinggi di wilayah Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kamis 16/11/207. Tidak hanya Petinggi, para sekretaris kampung atau Juru Tulis dan staf di kampung masing-masing juga dipanggil. Untuk disosialisasikan cara penanganan jika terjadi bencana alam.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kubar, Konisius Junaidi mengatakan, aparat pemerintahan kampung dipanggil untuk diberikan edukasi antisipasi bencana. Agar dapat mengurangi risiko jika terjadi bencana dan memiliki ketangguhan serta kemampuan dalam menghadapi bencana.

Pemerintah, kata dia, senantiasa mendukung dan peduli kenyamanan masyarakat sehingga membuat kebijakan dari Pusat hingga Daerah. Salah satunya dengan melakukan pencegahan risiko bencana dengan dengan menyosialisasikan peraturan dan bentuk perhatian pemerintah.

“Sebagai rasa kemanusiaan dan sikap moral terhadap masyarakat,” kata Konisius Junaidi, dalam Fasilitasi dan Sosialisasi Kebijakan Pencegahan Penanggulangan Bencana di Aula Kantor Camat Mook Manaar Bulatn, Jalan Mangku Aji Kampung Gunung Rampah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kubar, Konisius Junaidi dan Plt Camat Mook Manaar Bulatn, Rusmansyah, bersama para peserta Fasilitasi dan Sosialisasi. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Dijelaskan Konisius Junaidi, saat ini sedang terjadi bencana banjir di sejumlah kampung wilayah Mook Manaar Bulatn. Apa langkah yang harus diupayakan dalam kondisi normal atau pra bencana, menjadi hal penting. Terlebih pada potensi bencana maupun pada saat tanggap darurat dan paska bencana. “Secara lintas sektoral, BPBD selaku koordinator dalam penanganan bencana, ungkapnya.

Pelaksana Tugas Camat Mook Manaar Bulatn, Rusmansyah mengatakan, sosialisasi penanganan banjir merupakan sebuah tanggung jawab moral atau kemanusiaan. Terutama bagi pemerintah, baik tingkat kecamatan maupun kampung. Sehingga penanganan bencana lebih terkoodinir dengan baik.

Konisius Junaidi menyampaikan materi penanganan bencana alam pada saat normal maupun kondisi darurat dan paska bencana. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Pemerintahan dari tingkat kampung, kecamatan dan kabupaten, diharap sinkron. Dan  melalui sosialisasi tersebut, pemerintah kampung lebih paham soal penanganan bencana.  “Dan mengetahui pola atau sistem, dan bisa terlaksana sesuai harapan,” kata Rusmansyah.

“Terima kasih telah memberikan informasi yang sangat mendukung. Yaitu sebagai pencerahan dan pemahaman yang mesti diiplementasikan secara baik dan benar,” tegas Rusmansyah saat memberi arahan dalam pertemuan yang dihadiri juga para staf kantor camat. #Lilis Sari

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here