Hits: 0

BLH Kubar Uji Kepekatan

1709_Ribuan Orang Terserang ISPA, Kapolres Ultimatum Pembakar Hutan
DISKUSI ASAP: Kepala BLH Kubar, Bellylinus, bersama Kepala UPT Laboratorium BLH Kubar dan Staf, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (17/9/2015).   HENDRI PHILIP/KabarKubar.com

BARONG TONGKOK – Kepala Kepolisian Resor Kutai Barat AKBP Hindarsono mewanti-wanti para pihak yang dengan sengaja membakar lahan atau hutan di wilayah Kabupaten Kutai Barat. Termasuk perusahaan-perusahaan perkebunan di Kubar, baik yang telah beroperasi lama maupun baru. Jika ditemukan pembakaran yang disengaja, akan ditindak tegas.

“Kami mengimbau semua pihak, bahkan perusahaan perkebunan agar tidak membakar lahan. Jika ditemukan pembakar lahan atau hutan, maka akan ditindak tegas sesuai instruksi Presiden Joko Widodo. Untuk lahan-lahan yang sengaja dibakar akan terus kita kejar pelakunya,” ujarnya melalui Kasubbag Humas Polres Kubar, AKP Sarman.

Ditambahkan AKP Sarman, Polres Kubar mengimbau masyarakat pengguna jalan raya agar
berhati-hati dan mengurangi perjalanan di malam hari. Menggunakan alat keselamatan dan lampu kendaraan harus menyala meski siang hari. “Sebab saat ini jarak pandang sangat terbatas serta tertutup kabut tebal,” jelasnya.

Akibat kabut asap tebal di Kubar dalam sebulan ini, ribuan orang di 16 kecamatan terserang  penyakita Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Hal ini membuat sejumlah instansi, diantaranya Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah juga Polres Kubar, membagikan masker secara cuma-cuma. Hampir setiap pagi penutup mulut dan hidung itu dibagikan, baik di kantor-kantor maupun di jalan raya.

Menyikapi kondisi kabut asap tebal yang menyelimuti Kubar, Badan Lingkungan Hidup Kubar menggandeng Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja Samarinda. Guna melakukan pengukuran kepekatan kabut asap tersebut. Meskipun status kabut asap di Kubar masih dalam kondisi awas, dikuatirkan setiap hari semakin bertambah, dan akan merusak kesehatan masyarakat. “Pemeriksaan kepekatan kabut asap itu dipastikan pecan depan,” kata Kepala BLH Kubar, Bellylinus di ruang kerjanya, Kamis (17/9/2015).

Kepala UPT Laboratorium BLH Kubar, Eri Sulastio menegaskan pemeriksaan kepekatan kabut asap di Kubar itu. Menurutnya, pemeriksaan dilakukan di empat kecamatan, yakni Melak, Muara Lawa, Barong Tongkok dan Linggang Bigung pada Senin (21/9/2015) pekan depan. Kerja sama dengan Laboratorium K3 Samarinda dilakukan karena BLH Kubar belum memiliki alat pemeriksa kepekatan udara. “Itupun nantinya hanya menggunakan alat pemeriksa manual, tetapi sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia. Setelah diambil sampel atau contoh, akan di tes di Laboratorium K3 di Samarinda, barulah diketahui hasilnya,” jelas Eri Sulastio didampingi stafnya, Romoldus.    #Hendri Philip

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here