Hits: 1

2 Tahun Belum Diserahterimakan, Camat Mengaku Belum Terima Kunci

0507_Rumah dinas Camat, Sekcam dan Kasi Muara Lawa
BELUM DIPAKAI: Rumah dinas Camat, Sekcam dan lima Kepala Seksi Kecamatan Muara Lawa hingga kini disebut tidak pernah diserahterimakan oleh Kontraktor Pelaksana maupun Dinas Pekerjaan Umum Kubar.    HENDRI PHILIP/KabarKubar.com

MUARA LAWA – Tujuh unit bangunan yang diperuntukkan sebagai rumah jabatan Camat, Sekretaris Camat dan Kepala Seksi di Kecamatan Muara Lawa belum digunakan. Pasalnya, belum ada serah terima bangunan dari pihak Kontraktor Pelaksana proyek maupun Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kutai Barat. Bangunan senilai total Rp 2,25 miliar itupun tampak mubajir, karena telah dua tahun anggaran belum ditempati.

Camat Muara Lawa, Roberthus Syahrun, mengaku tidak tahu menahu terkait pembangunan tujuh unit rumah dinas tersebut. Meski ia telah menjabat Camat Muara Lawa sejak pertengahan tahun 2013, dimana proyek dianggarkan dalam APBD Kubar melalui Bantuan Provinsi Kaltim. “Selembar kertas pun saya tidak pernah menerima pemberitahuan tentang pembangunan rumah itu. Apalagi yang sifatnya penjelasan proyek, jadi saya tidak tahu apa-apa,” ungkapnya pada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (5/7/2015).

0507_Camat Muara Lawa, Roberthus Syahrun
Camat Muara Lawa, Roberthus Syahrun

Lebih jelas, Syahrun yang kali kedua menjabat Camat Muara Lawa, telah menjelaskan kepada pihak terkait di Pemkab Kubar. Termasuk saat utusan Pemkab Kubar mendatanginya pagi tadi untuk memeriksa bangunan itu. “Ada orang Setkab (Sekretariat Kabupaten) datang nanya dan foto semua bangunan itu. Saat tanya kunci rumah, saya bilang tidak tahu karena belum ada serah terima. Makanya saya, sekcam dan lima kasi tidak tempati rumah dinas itu sampai sekarang,” katanya.

Dari sebuah papan nama proyek yang telah lapuk, tertera data proyek dengan Nama Paket : Pembangunan Rumah Dinas Sub Seksi Muara Lawa (Bantuan Keuangan Provinsi TA.2013). Nomor Kontrak tidak lagi tampak jelas, hanya tampak tulisan 30/CK-DPU-KB/VI/2014 dengan Tanggal Kontrak 18 Juni 2014. Kontraktor Pelaksana adalah CV Kartika Mahakam dengan Nilai Kontrak Rp 893.962.000. Sumber Dana dari Banprov (Bantuan Provinsi), Tahun Anggaran 2014 dan Waktu Pelaksanaan 120 hari kalender.

0507_Papan nama proyek pembangunan rumah dinas Kecamatan Muara Lawa
LAPUK: Papan nama proyek rumah dinas Kecamatan Muara Lawa tampak usang, namun masih bisa dibaca.    HENDRI PHILIP/KabarKubar.com

Sedangkan dari Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Kubar Tahun Anggaran 2013, tertulis bahwa proyek terkait dibagi dalam tiga item di Dinas PU Kubar. Pertama adalah Pembangunan Rumah Dinas Camat Kecamatan Muara Lawa Satu Unit (Bantuan Keuangan Provinsi) senilai Rp Rp 525.000.000 dari rencana awal Rp 496.784.000. Kedua, Pembangunan Rumah Dinas Sekcam Muara Lawa Satu Unit (Bantuan Keuangan Provinsi) senilai Rp 375 juta dari rencana Rp 366.599.000. Terakhir adalah Pembangunan Rumah Dinas Sub Seksi Muara Lawa (Bantuan Keuangan Provinsi) senilai Rp 477.191.000 dari rencana Rp 1.350.000.000.

Sedangkan penjelasan pada Realisasi Terhadap Pelaksanaan Program dan Kegiatan, juga disebutkan dalam tiga item. Pertama, Terbangunnya Rumah Dinas Camat Muara Lawa Satu Unit (Bantuan Keuangan Provinsi) dengan luas 10 x 9,25 meter. Kedua, Pembangunan Rumah Dinas Sekcam Muara Lawa (Bantuan Keuangan Provinsi) sebanyak 1 Unit dengan ukuran panjang 7,5 meter dan lebar 9,10 meter. Ketiga adalah Pembangunan Rumah Dinas Kepala Sub Seksi Muara Lawa dengan luas 36 meter persegi (5 Unit) Pekerjaan sampai dengan Ring Balk (Bantuan Keuangan Provinsi).

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas PU Kubar dan Kontraktor Pelaksana belum dapat dimintai keterangan.   #Hendri Philip

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here