Panitia Hadirkan Mekanik Handal Untuk Cek Mesin

Bupati Kutai Barat, Rama Alexander Asia, menyerahkan bendera lomba kepada Ketua Panitia Perlombaan Dayung dan Ketinting, H Hamka, pada Selasa, 3 Januari 2020. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

MELAK – KABARKUBAR.COM
Tepian Sungai Mahakam, Melak, dipadati warga yang ingin menyaksikan Lomba Balap Perahu Dayung dan Ketinting yang baru pertama kalinya diadakan di Kubar. Lomba yang digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru 2006 ini menyediakan berbagai hadiah. Atas dukungan pihak sponsor, yaitu Tim Sukses Kubar Bersatu, PT Semoga Jaya (Honda), Suzuki dan beberapa pengusaha di Kecamatan Melak.

Panitia mengadakan dua kelas untuk Lomba Ketinting, Kelas Umum dan Lokal dengan kategori tingkat Kabupaten Kubar dan Kecamatan Melak. Sementara Lokal dibagi lagi dalam dua kelas, yaitu Standar dan Underbound yang semua kelas tersebut memakai mesin ces 6 PK.



Tercatat sembilan tim mengikuti balap Perahu Dayung ini dengan delapan sampai 10 pedayung dalam satu perahu berukuran sekitar empat meter. Sedangkan balap Ketinting diikuti 70 orang dalam kelas Lokal dan 44 orang di tingkat Kecamatan Melak.

Ketua Panitia Perlombaan, H Hamka mengatakan, kendati untuk pertama kali diadakan, lomba ini menyertakan mekanik-mekanik handal Kubar. Sebagai juri dalam pengecekan mesin ces yang diikutsertakan. Diakuinya, bisa saja ada kecurangan oleh peserta lomba dengan men-tune up mesin.

“Piston, klep, dan karburator yang harus dicek oleh mekanik setelah mesin ces dingin sehabis digeber. Kalau ada kecurangan, akan langsung didiskualifikasi,” kata Hamka didampingi anggota panitia lomba di sela pembukaan pada Selasa, 3 Januari 2006.

Peserta Lomba Dayung bersiap menuju garis Start di perairan Sungai Mahakam, Kecamatan Melak. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Bupati Kutai Barat, Rama Alexander Asia mengatakan, acara seperti ini dapat dimanfaatkan warga untuk menambah pendapatan. Dengan memanfaatkan peluang bisnis pada saat lomba diadakan atas keramaian yang tercipta.

Even seperti itu juga bisa menumbuhkan jati diri atau rasa bangga masyarakat. Karena telah menggali dan mengembangkan budaya. Serta memiliki multi player effeck secara ekonomi dan sosial budaya bilamana masyarakat mempunyai kemampuan atau motivasi untuk mengembangkannya peluang-peluang secara mandiri.

Rama juga mengimbau para pengusaha untuk turut mengembangkan olahraga di Kubar. Dengan berpartisipasi mensponsori pelaksanaan pertandingan-pertadingan olahraga kontemporer dan tradisional sebagai wujud kepedulian bagi kemajuan Kubar. Potensi budaya tradisional seperti Dayung perlu dilestarikan dan digalakkan dengan membuat arena untuk lomba dan pusat pelatihan dayung.



Menurut Rama, sangat cocok di Danau Kelumpang, Kampung Kelumpang Kecamatan Mook Manaar Bulatn. “Lomba-lomba tradisional ini tidak hanya bertujuan menggali prestasi, tapi juga sebagai hiburan bagi masyarakat. Bagi Melak, bisa sebagai cara meramaikan daerah,” pesannya.

Lintasan sepanjang 1 kilometer akan dilalui Ketinting sebanyak dua putaran dalam babak penyisihan. Pada babak final besok, menjadi tiga putaran. Sedangkan perahu Dayung menempuh jarak 500 meter. Hadiah uang pembinaan dan hadiah lain berupa Mesin Ces, Lemari Es dan Mesin Cuci menanti bagi mereka yang menjadi pemenang besok. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here