Hits: 3

Diakui Barang Didapat Dari Bandar di Lapas

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Kepolisian Resor Kutai Barat kembali menangkap pelaku tindak kriminal penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Minggu 18/3/2018, 3 orang ditangkap di dua wilayah Kecamatan Tering dan Long Iram. Dari ketiganya yang masih satu jaringan, didapat barang bukti 1 gram.

Diungkapkan Kepala Polres Kubar, AKBP I Putu Yuni Setiawan, pengungkapan kasus ini dilakukan Satuan Reserse Narkoba dari peran aktif masyarakat. Berdasarkan informasi yang diterima, Polisi langsung merespon dengan melakukan penyelidikan.

“Minggu itu sekitar jam 12 siang, anggota kami menangkap SB (37). Ia baru saja membeli satu poket narkoba jenis sabu seberat 0,45 gram,” ungkapnya melalui Kepala Satresnarkoba Polres Kubar, Ajun Komisaris Polisi Jamhari, Selasa 20/3/2018.

Jamhari membeberkan, saat itu SB terlihat bersama seorang perempuan di kapal penyeberangan Pelabuhan Gruti, di Jalan Santo Yosef RT 3 Kampung Tering Seberang. Setelah digeledah dengan disaksikan Ketua RT setempat, ditemukan 1 poket sabu dalam plastik klip bening di tepi jalan semenisasi.

“Tersangka mengaku barang itu dibelinya dari RJ (34) seharga Rp 1 juta,” ungkapnya. Dengan satu unit telepon genggam merek Nokia warna hitam, SB pun dibawa ke Markas Polres Kubar di Barong Tongkok, untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas pengakuan SB, Polisi pun bergerak cepat. Dua jam setelahnya, RJ dibekuk tanpa perlawanan di rumahnya, RT 05 Kampung Long Iram Kota, Kecamatan Long Iram. Dari tangan tersangka ini diamankan barang bukti 2 poket Sabu seberat 0,6 gram. Dari mulut RJ terucap barang haram tersebut dibelinya dari RS (38).

Tidak berlama, personel Satresnarkoba pun menindaklanjuti pengakuan itu. Dan berhasil menangkap RS pada pukul 19 Wita. Petugas berupaya mengembangkan kasus ini dengan menginterogasi RS. “Tersangka ini mengaku memperoleh sabu dari seseorang yang saat ini berada di Lapas dengan inisial JJN. Jajaran Satresnarkoba akan terus mengembangkan kasus ini,” tegas AKP Jamhari, yang pernah menjabat Kepala Polsek Damai.

Ketiga warga Kubar asal dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Selatan ini diketahui merupakan satu jaringan dan salah satunya merupakan target operasi Polisi. Mereka akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Jika terbukti bersalah, ketiganya terancam dipenjara selama 15 tahun. #Kelvin Nurdin

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here