Hits: 0

Peletakan Batu Pertama di Tahun 2000

Peresmian Gedung Gereja Gerakan Pentakosta Jemaat Efata di Kampung Ombau Asa Kecamatan Barong Tongkok, diisi dengan ibadah dan siraman rohani dari Majelis Pusat GGP, Pendeta Welly Mamusung. GOPAS SIHOMBING/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Gereja Gerakan Pentakosta Jemaat Efata Kampung Ombau Asa, Kecamatan Barong Tongkok, punya gedung baru yang refresentatif. Gedung itu diresmikan penggunaannya oleh Asisten III Sekretariat Kabupaten Kutai Barat, Aminuddin, Kamis 22/3/2018. Tiga puluh satu tahun lalu, gereja ini berdiri dengan diawali bangunan seadanya.

“Pada tahun 1987, pembangunan gereja di sini sangat darurat yang terbuat dari bambu dan atap rumbia. Lalu pada awal tahun 1992, gereja kami sudah lebih layak terbuat dari papan kayu,” ujar Ketua Panitia Pembangunan, Evagelis Matius Nawing, saat memberi laporan.

Matius Nawing mengungkapkan, gereja ini melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung permanen pada tahun 2000. Kemudian di tahun 2012, jemaat mendapatkan bantuan dana dari Pemkab Kubar dan para donatur. “Jemaat tetap saat ini 32 kepala keluarga, semoga nantinya akan penuh sesak di setiap kegiatan ibadah,” katanya.

Sebelum penandatanganan prasasti peresmian, dilakukan pengguntingan pita di pintu masuk gereja. Kemudian penyerahan kunci gereja kepada Majelis Harian Pusat GGP. Semua proses tersebut dilakukan Aminuddin mewakili Bupati Kubar, FX Yapan.

Asisten III Sekretariat Kabupaten Kutai Barat, Aminuddin, menerima gunting untuk menggunting pita pintu gereja, sebagai tanda resmi penggunaan gedung baru Gereja Pentakosta Jemaat Efata di Kampung Ombau Asa Kecamatan Barong Tongkok. GOPAS SIHOMBING/KABARKUBAR.COM

Majelis Pusat GGP, Pendeta Welly Mamusung mengatakan, ketika gereja tersebut dibuka maka gereja terbuka untuk semua orang yang akan mencari TUHAN. Dan saat diresmiskan, akan turut membantu pembangunan di Indonesia.

“Kalau kita yakini TUHAN berserta kita, bagaimana beratnya ujian akan menjadi ringan. Dalam Al-Kitab dijelaskan gereja adalah Rumah Berkat dan Rumah Doa. Mari kita ingat di rumah TUHAN ini kita akan senantiasa ingat dan taat kepada TUHAN,” pesan Welly Mamusung dalam acara yang diikuti sekitar 50 orang.

Aminuddin memberi selamat terbangunnya gereja yang cukup megah itu. Ia berpesan agar dipelihara sebaik-baiknya dalam kebersihan dan keindahannya. Proses pembangunan fisik gereja yang sangat panjang, menandakan tidak semua keinginan dapat diperoleh secara instan. “Kita harus punya rasa memiliki dan menjaga gereja ini. Sehingga dapat dipelihara dengan baik, agar masih dapat dinikmati generasi penerus kita,” katanya.

Peresmian yang diisi dengan pujian-pujian, ibadah dan mendengarkan Firman TUHAN, dihadiri juga Majelis Daerah GGP Pendeta Jaris Mogot, Ketua Wilayah II Pendeta Jerfri Mangribert, Gembala Sidang Pendeta Feky Manitik, para anggota Jemaat Efata dan Tamu. #Gopas Sihombing

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here