Hits: 4

Kajati Kaltim: “Pemberantasan mafia pupuk sesuai amanah Jaksa Agung”

Direktur Utama PT Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi dan Kajati Kaltim Deden Riki Hayatul Firman, menandatangani Perjanjian Kerja Sama pada Selasa, 8 Februari 2022 di Samarinda. AHMAD YUSUF/KABARKUBAR.COM

SAMARINDA – KABARKUBAR.COM

Tingkatkan pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi bagi petani, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) turut menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim. Tujuannya, memastikan proses distribusi berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Kerja sama dilakukan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama atau PKS oleh Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi, dengan Kepala Kejati Kaltim, Deden Riki Hayatul Firman. Penandatanganan Memorandum of Understanding MoU itu disaksikan Pelaksana Tugas Sekretaris Provinsi Kalimantan Timur, Riza Indra Riadi, di Samarinda pada Selasa, 8 Februari 2022.

Dijelaskan Rahmad Pribadi, kerja sama PKT dengan Kejati Kaltim sebagai kesinambungan langkah pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi bagi petani di daerah. Mengingat alokasinya ditentukan sesuai Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (E-RDKK). Sehingga wajib mendapatkan perhatian khusus agar berjalan tepat sasaran sesuai prinsip 6T.

PKS dengan Kejati Kaltim juga merupakan tindak lanjut upaya pendampingan pengamanan proses distribusi hingga ke petani, yang sebelumnya terjalin dengan Polda Kaltim. Adanya pengawasan dan identifikasi oleh kejaksaan, diharap makin memperkuat langkah penegakan hukum. Untuk mengantisipasi potensi pelanggaran yang mungkin terjadi dalam proses penyaluran pupuk bersubsidi.

“Melalui kerja sama dengan Polda dan Kejati Kaltim, PKT yakin pengawasan dan pengamanan penyaluran pupuk bersubsidi bagi petani akan semakin baik dengan sasaran yang jelas. Terlebih Kaltim merupakan basis operasi PKT, sehingga kepastian pupuk bersubsidi untuk seluruh wilayah Kaltim menjadi prioritas utama yang kita laksanakan,” ujar Rahmad.

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here