Hits: 1

Data dan Temukan Masalah Kesehatan Penduduk

Meski harus melantai, siswi SMK Kesehatan Budi Bakti serius melakukan pendataan warga, Kamis 22/2/2018. YOHANES ANTONIUS MBULU/KABARKUBAR.COM

TERING – KABARKUBAR.COM
Rumah-rumah di tiga kampung dalam Kecamatan Tering didatangi 23 pelajar dari Sekolah Menengah Kejuruan Kesehatan Budi Bakti Tering, Kamis 22/2/2018. Mereka melakukan pendataan terkait kesehatan warga yang ditemui. Tidak hanya mendata, setiap orang yang dijumpai juga diberikan pelayanan kesehatan cuma-cuma. Para pelajar juga berupaya menemukan masalah kesehatan yang dialami penduduk setempat.

Tidak hanya siswa dan siswi SMK Kesehatan Budi Bakti, mereka didampingi 11 petugas medis dari Puskesmas Tering. Tim dipimpin Kepala Unit Pelayanan Teknis Puskesmas Tering, Wilhelmina, mendatangi Kampung Tering Lama, Tering Lama Ulu dan Tering Baru. Dangan berpencar, satu persatu rumah didatangi, dan para siwa didampingi petugas medis memeriksa kesehatan dan mendata.

Dua siswi SMK Kesehatan Budi Bakti Tering, Olivia dan Agustina yang didampingi Petugas Medis pada Puskesmas Tering, Bobby, melakukan pendataan di rumah warga Kampung Tering Lama. YOHANES ANTONIUS MBULU/KABARKUBAR.COM

“Saya senang sekali bisa diperiksa tekanan darah. Sudah langsung didatangi ke rumah, gratis lagi,” ungkap Yohana, warga RT 2 Kampung Tering Lama Ulu.

Wilhelmina mengungkapkan, kegiatan bersama para pelajar tersebut merupakan program Pemerintah Pusat yang disebut Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga atau PIS-PK. Yang menitikberatkan pada pendekatan keluarga. Dimana petugas kesehatan hadir dalam keluarga, melakukan pendataan, dan bersama-sama keluarga menemukan masalah kesehatan yang dialaminya.

Dengan pendekatan keluarga, masyarakat diharapkan lebih terbuka mengungkapkan berbagai persoalan kesehatan yang dialami keluarganya. “Kita harap, keluarga yang didatangi mau menceritakan berbagai permasalahan kesehatan dalam keluarganya,” ujar Wilhelmina.

Kepala UPT Puskesmas Tering, Wilhelmina, dan staf bersama siswa-siswi SMK Kesehatan Budi Bakti Tering, dengan slogan Cerdik atau Cerdas Eliminasi Resiko Kesehatan. YOHANES ANTONIUS MBULU/KABARKUBAR.COM

Dijelaskannya, ketiga kampung tersebut adalah bagian dari 15 kampung yang merupakan wilayah kerja Puskesmas Tering. Sampai kini, sudah sembilan kampung yang telah dilakukan pendataan. Sebagai Lokasi Fokus atau Lokus kegiatan PIS-PK di Kabupaten Kutai Barat, pendataan yang dilakukan harus valid dan terukur jelas. Sehingga benar-benar mewakili masalah serta kebutuhan kesehatan masyarakat Kubar secara umum.

Pada akhirnya, data inilah yang akan menjadi acuan Pemerintah Pusat dalam merumuskan berbagai kebijakan bidang kesehatan yang diharapkan lebih merakyat. “Karena data yang dikumpulkan berasal dari masyarakat melalui pendekatan kekeluargaan,” jelas Wilhelmina.

Keterlibatan SMK Kesehatan Budi Bakti, Wilhelmina mengaku pihaknya selalu terbuka untuk semua pihak. Khususnya yang memiliki visi dan tujuan yang sama dalam usaha meningkatkan status kesehatan masyarakat. Terlebih keharusan Lokus yang datanya tepat dan valid, tidaklah cukup hanya mengandalkan petugas puskesmas dan kader di tiap kampung.

Tidak hanya mendata, siswa SMK Kesehatan Budi Bakti Tering juga memberikan pelayanan pemeriksaan tekanan darah atau tensi secara cuma-cuma kepada warga. YOHANES ANTONIUS MBULU/KABARKUBAR.COM

Belum lagi para kader yang tidak dibekali pendidikan khusus tentang pemeriksaan tanda-tanda vital atau tensi darah, yang wajib dilakukan saat pendataan dilakukan. “Tentu saja kami sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik dari SMK Kesehatan ini,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Ketua Program Studi SMK Kesehatan Budi Bakti, Claudia Hwa. Suatu kesempatan baik dan sangat menyenangkan bisa bekerjasama dan dilibatkan dalam kegiatan Puskesmas Tering. SMK Kesehatan Budi Bakti saat ini memiliki 56 siswa-siswi, yang tersebar di Kelas X sebanyak 17 siswa, Kelas XI 23 siswa, dan Kelas XII ada 16 siswa. Sejatinya, sekolah ini tidak cukup hanya mencetak para lulusan kesehatan. Namun secara aktif berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di sekitarnya.

Di sisi lain, para siswa memperoleh pengalaman baru dengan terjun langsung ke masyarakat, yang tidak  didapatkan di lingkungan sekolah. “Kami selalu siap dan berharap dapat terus dilibatkan dalam berbagai kegiatan positif di bidang kesehatan. Bukan hanya oleh Puskesmas Tering, namun seluruh instansi yang peduli akan kesehatan masyarakat Kubar,” kata Claudia Hwa yang turut dalam pendataan ke rumah-rumah warga. #Yohanes Antonius Mbulu

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here