Hits: 41

194 Unit Butuh Rp5,82 Miliar

Anggota Komisi 3 DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, memandang persoalan sampah perlu diantisipasi dengan mengadakan motor tiga roda sebagai pengangkut sampah di tiap kampung. SUNARDI/KABARKUBAR.COM

MUARA LAWA – KABARKUBAR.COM
Sampah menjadi salah satu hal yang kerap menjadi masalah di tengah melonjaknya penduduk di Kabupaten Kutai Barat. Khususnya di kawasan perkotaan yang padat penduduk. Oleh itu, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, berupaya untuk turut mengatasinya.

Meski mengakui saat ini Pemerintah Kabupaten Kutai Barat harus berhemat akibat berkurangnya anggaran dari pusat. Imbas dari pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 yang masih merebak. Dari yang sebelumnya mencapai Rp2,5 triliun, kini di kisaran Rp1,7 triliun.

“Rencana saya ke depan, mengusahakan setiap kampung memiliki satu unit sepeda motor untuk pengangkut sampah. Motor roda tiga,” ujarnya saat bertemu masyarakat Kecamatan Muara Lawa, di BPU Kampung Muara Lawa pada Senin, 28 Juni 2021.

Ekti yang duduk di Komisi 3 DPRD Kaltim, meyakini anggaran untuk kebersihan itu dapat diperjuangkan. Baik melalui bantuan keuangan provinsi, maupun lewat APBD Kubar di tahun anggaran berikutnya.

Masalah sampah, diakui menjadi salah satu ‘pekerjaan rumah, baginya. Di 190 kampung dan empat kelurahan yang ada di Kubar, diupayakan untuk mendapat masing-masing satu unit pengangkut sampah.

Motor roda tiga bisa masuk ke gang-gang sempit, sehingga melancarkan pengangkutan sampah dari rumah-rumah warga menuju bak penampungan terdekat. Hanya saja, ia berharap para kepala kampung atau petinggi dan camat turut berpikir untuk membiayai operasional pengangkutan sampahnya.

“Untuk operatornya mungkin dapat dibantu oleh petinggi atau camat, untuk gaji atau operasionalnya. Usahakan honornya apakah jadi TKK atau honorer. Itu rencana saya ke depan,” ungkap Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya ini.

Saat ini harga pasaran untuk satu unit motor roda tiga yang bisa dijadikan pengangkut sampah ada di kisaran Rp21 juta hingga Rp35 juta dengan tipe berbeda. ISTIMEWA/KABARKUBAR.COM

Guna merealisasikan rencana tersebut, Ekti menyebut, tahapan anggaran harus tetap berjalan dan butuh kerja sama para pihak terkait. Harga motor roda tiga untuk pengangkut sampah di kisaran Rp21 juta hingga Rp35 juta perunit.

Jika diadakan untuk 194 unit, dan dikalikan harga rata-rata Rp30 juta, maka dibutuhkan anggaran senilai Rp5,82 miliar. “Saya akan perjuangkan anggarannya di dinas terkait lewat bantuan keuangan tahun 2023. Kita usulkan di 2022. Agar tidak ada lagi masalah sampah,” katanya.

Akhir Mei 2021, media sosial diramaikan persoalan sampah yang menumpuk di depan rumah-rumah warga dan beberapa titik penumpukan sampah. Sampah yang tidak terangkut selama beberapa waktu itu membuat aroma tidak sedap merebak, dan tidak enak dipandang.

Hal itu diakibatkan rusaknya akses menuju tempat pembuangan akhir di Gesaliq, Kelurahan Barong Tongkok. Setelah diperbaiki, pengangkutan sampah pun kembali lancar. #Sunardi

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here