Hits: 0

Dinas Perikanan Tegaskan Kelompok Nelayan Harus Punya Badan Hukum

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat, Samson Alexander, didampingi Kasi Tekhnologi Budidaya, Berkat David Sinaga, menyerahkan Cool Box kepada salah seorang Ketua Kolompok Pembudidaya Ikan atau Nelayan di Pelabuhan Melak. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat memberikan stimulan bagi para nelayan sungai dan danau yang bergabung dalam Kelompok Pembudidaya Ikan. Bantuan berupa 40 set Perahu dan Alat Tangkap itu diserahkan melalui Dinas Perikanan Kubar, baru-baru ini. Diterima oleh empat Kelompok Pembudidaya Ikan di empat kecamatan.

Dikatakan Kepala Diskan Kubar, Samson Alexander, bantuan diserahkan kepada empat Kelompok Nelayan di Pelabuhan Melak. Mereka berasal dari Kampung Dempar di Kecamatan Nyuatan, Kampung Merayaq di Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kampung Penyinggahan Ilir di Kecamatan Penyinggahan, dan Kampung Tanjung Jone dari Kecamatan Jempang.



“Agar dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan, pemerintah daerah memberikan stimulan. Kegiatan ini salah satu perwujudan visi dan misi Bupati Kutai Barat,” ujarnya melalui Kepala Seksi Tekhnologi Budidaya dan Kesehatan Ikan Diskan Kubar, Berkat David Sinaga, Rabu 17/10/2018 di ruang kerjanya.

David Sinaga menjelaskan, tekad Pemkab Kubar untuk memacu pertumbuhan angka produksi budidaya dan hasil tangkapan perikanan di Kubar. Bantuan berupa hibah itu bagi para nelayan dalam kelompok yang beranggotakan antara 10 sampai 25 orang. Tidak hanya bersumber dari Dana Alokasi Khusus, tapi juga ada alokasi dari APBD Kabupaten Kubar.

Beragam alat tangkap dan penyimpanan ikan serta jaket pelampung diserahkan Dinas Perikanan Kubar kepada para Kelompok Pembudidaya atau Nelayan di empat kecamatan. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

“Jadi akan ada lagi bantuan sejenis, yang dibiayai APBD Kubar tahun 2018. Dan akan diserahkan kepada kelompok nelayan yang telah diverifikasi oleh dinas. Disetujui berdasarkan proposal, yang telah dicermati kelayakan, Syarat utamanya, harus memiliki badan hukum berupa akta notaris,” jelas David Sinaga.



Soal bantuan tadi, dijelaskan Staf Diskan Kubar Madnoor. Yakni Mesin Ketinting berkekuatan 6 PK. Lalu Perahu berukuran panjang 650-700 centimeter, dengan lebar 80-85 centimeter berbahan kayu Meranti. Bodi perahu harus diberi tulisan “DAK Kelautan dan Perikanan 2018”. Ada pula Dayung berbahan kayu dengan panjang 150-170 centimeter.

Kemudian adalah Alat Tangkap yang terdiri dari Jaring Insang atau Gillnet, Pukat, Tali Ris Atas, Tali Ris Bawah, Pelampung, dan Timah. Termasuk Penilar (bubu) dan Pancing, Coolbox dan Life Jacket atau jaket pelampung. “Masing-masing sebanyak 40 unit,” terang Madnoor. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here