Hits: 44

Rencanakan 8 Rombel Dibagi Rata Untuk 2 Jurusan

Upacara bendera yang rutin dilakukan di SMA Negeri 2 Sendawar saat pandemi Covid-19 belum melanda dunia dan Indonesia. YUPENALIS RAGA Untuk KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB di SMA Negeri 2 Sendawar memasuki tahap daftar ulang sejak hari ini hingga Kamis, 24 Juni 2021. Sekolah yang tahun ajaran 2020/2021 melepas 291 siswa dalam sembilan rombongan belajar atau rombel, tahun ini mendapat kuota 288 siswa baru.

Siswa yang mendaftar ulang diwajibkan untuk menunjukkan Surat Keterangan Bebas Narkoba atau SKBN. “Daftar ulang hanya upload (unggah) bebas narkoba di aplikasi Simpediru, bukan di website kami,” ungkap Kepala SMAN 2 Sendawar, Fardinandus Erikson pada Selasa, 22 Juni 2021 di ruang kerjanya.

Ia mengatakan, ketentuan harus menunjukkan SKBN bukan aturan sekolahnya atau sekolah tertentu. Tapi telah tertuang dalam petunjuk teknis yang diterbitkan oleh Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur. Kemudian ditindaklanjuti oleh Kantor Cabang Disdikbud Kaltim Wilayah IV yang membawahi Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

Ditanya intansi atau pihak mana yang ditunjuk untuk membuat SKBN tersebut, Fardinandus Erikson mengakui tidak ada yang ditentukan. Sebab, ada banyak pihak yang diakui untuk menerbitkan surat yang menyatakan dalam darah seseorang tidak terkandung zat narkotika dan obat-obatan terlarang. “Yang penting instansi berwenang. Bisa klinik, kepolisian atau BNK (Badan Narkotika Kabupaten),” katanya.

Kepala SMA Negeri 2 Sendawar, Fardinandus Erikson, saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa, 22 Juni 2021. SUNARDI/KABARKUBAR.COM

Hanya saja, lanjut pria yang akrab disapa Erik ini, ada kendala yang ditemui saat membuka aplikasi simpediru tersebut. “Belum upload, waktu klik pilih sekolah, sudah tertera bebas narkoba. Jadi siswa langsung bawa SKBN ke sekolah,” ujar Erik.

Sekolah yang awalnya bernama SMAN 7 Sendawar ini memiliki 771 siswa yang terbagi dalam 24 rombel. Kelas 10 dengan tujuh rombel dan 225 siswa. Kelas 11 dengan delapan rombel dan 255 siswa. Kelas 12 ada 291 siswa dalam sembilan rombel.

Erik menjelaskan, sekolahnya membatasi penerimaan siswa baru hanya delapan rombel untuk 288 siswa. Dibagi dua jurusan yang ada, yakni IPA dan IPS. Direncanakan akan dibagi masing-masing empat rombel. Tidak seperti tahun ajaran 2020/2021 yang komposisinya tujuh rombel di jurusan IPA dan dua rombel IPS.

“Terakhir ada 272 yang mendaftar. Satu anak mundur karena pindah ke SMK. Nanti dicek lagi (kepastian siswa yang diterima) di kegiatan PLS (Pengenalan Lingkungan Sekolah) tanggal 12-14 Juli,” jelasnya.

Salah satu dari 15 kegiatan ekstrakurikuler di SMAN 2 Sendawar adalah Pramuka. Namun saat ini belum diaktifkan akibat virus corona. YUPENALIS RAGA Untuk KABARKUBAR.COM

Dengan kebijakan SMA harus menggunakan zonasi, PPDB di SMAN 2 Sendawar sudah penuh di jurusan IPA dengan jatah 144 siswa. Jumlah itu tidak bisa ditambah meski peminat masih banyak. “Aplikasi langsung menolak saat lebih peminat. Tahun lalu malah tujuh kelas IPA. Tahun ini kami rundingkan, karena melebihi kelas. Apakah akan membuka lima kelas,” katanya.

Menurut Erik, kebanyakan siswa memilih jurusan IPA karena alasan temannya masuk di jurusan tersebut. Saat pembelajaran sudah mulai, akan dilakukan evaluasi kemampuan siswa dalam waktu tiga bulan pertama.

Tidak sedikit siswa yang terbukti atau mengakui sendiri, jika ia tidak mampu meneruskan di jurusan IPA. “Bisa saja digeser ke IPS. Kadang tidak mampu, kesulitan dalam pembelajaran. Biologi mungkin masih bisa, tapi di Fisika dan Kimia biasanya kesulitan.

Tahun ajaran 2021/2022 direncanakan yang dibuka adalah 23 rombel. Guru berstatus PNS ada 16 orang, Honorer Provinsi 23, dan Honorer Sekolah 22. Termasuk Tata Usaha, dan Penjaga Sekolah, total ada 63 orang. #Sunardi

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here