Hits: 15

Ekti Imanuel: “Sebenarnya pajak untuk kita juga”

Kepala UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Kutai Barat, Akhmad Sarkawi, menjelaskan Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 1 Tahun 2019. EKILOVIS/KABARKUBAR.COM

LINGGANG BIGUNG – KABARKUBAR.COM

Masyarakat Kecamatan Linggang Bigung diakui sudah memahami dan tinggi kesadaran betapa pentingnya kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor atau PKB. Namun rekapitulasi tunggakan senilai Rp1.883.776.450 dari total 12.361 unit roda dua dan roda empat, baru 6,03 persen yang terbayarkan.

Hal itu diungkapkan Kepala UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah atau PPRD Kabupaten Kutai Barat, Akhmad Sarkawi. Saat melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 1 Tahun 2019 di Lamin Adat Kampung Linggang Bigung, Kecamatan Linggang Bigung.

Perda ini merupakan Perubahan Kedua Perda Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah yang disampaikan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kaltim. Yang diinisiasi Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ekti Imanuel pada Minggu, 26 September 2021.

Akhmad Sarkawi mengatakan, beberapa tahun belakangan penerimaan pajak di seluruh Kaltim selalu memenuhi bahkan melampaui target yang diberikan. Misalnya pada tahun 2020 yang ditargetkan Rp3,3 triliun, tercapai Rp3,8 triliun atau 114 persen.

“Tahun 2021 kami ditargetkan Rp4,2 triliun. Hingga September baru tercapai Rp3,2 triliun. Mudahan sampai Desember bisa tercapai dan terlampaui,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Ada 12.361 unit motor dan mobil yang terdaftar dimiliki warga Kecamatan Linggang Bigung. Terdiri dari 11.168 unit roda dua dan 1.193 unit roda empat. Potensi penerimaan pajak dari Pokok PKB senilai Rp4.965.369.380 dan Pokok Bea Balik Nama Rp5.386.087.555.

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here