Saat Ini Ada 210 ODP, 8 PDP dan 35 OTG

Pengawasan ketat arus masuk orang yang dilakukan warga Kampung Tukuq di Kecamatan Bentian Besar sangat membantu dalam pencegahan penyebaran Covid-19. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Selang sehari, ada tambahan 3 warga Kabupaten Kutai Barat yang dinyatakan positif terinfeksi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, Sebelumnya pada Jumat, 24 April 2020 diumumkan ada delapan yang positif berdasarkan hasil Swab Test. Media Center Penanganan Covid -19 Kubar memastikan data tersebut pada Sabtu, 25 April 2020 sekira jam 10 malam tadi.

“Sudah 11 pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Itu hasil Sweb Test alat polymerase chain reaction (PCR) dari BBLK (Balai Besar Laboratorium Kesehatan) Surabaya,” beber Sekretaris Kabupaten Kutai Barat, Yacob Tullur.



Dari data itu, saat ini di Kubar ada 210 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 8 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan 35 Orang Tanpa Gejala (OTG). Sedangkan yang telah selesai pemantauan ada 158 orang, 52 orang dalam proses pemantauan 52 dan 3.930 pelaku perjalanan.

Sekretaris Daerah menjelaskan, mereka yang terkonfirmasi itu inisialnya T dengan kode KB9, D dengan kode KB10 dan MA kode KB11. “Belajar dari daerah lain, agar semua pasien yang positif dan keluarganya harus utamakan kejujuran. Untuk menceritakan riwayat perjalanan dan orang yang pernah melakukan kontak, agar tidak menularkan kepada orang di sekitar dan tenaga medis,” pesannya.

Sekretaris Kabupaten Kutai Barat, Yacob Tullur, mengumumkan penambahan pasien terkonfirmasi Covid-19 pada Sabtu, 25 April 2020 malam. IMRAN YUSRAN/KABARKUBAR.COM

Menurut Yacob Tullur, mereka yang telah terpapar Covid-19 itu berlatarbelakang dari 4 PDP, 4 OTG dan 3 ODP. Masyarakat Kubar diharap terus meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga jarak. “Terutama dengan mereka yang berstatus OTG. Karena tidak menunjukan gejala dan keluhan, namun mereka terpapar Covid-19,” ungkapnya.

Dijelaskannya, tahapan yang dilakukan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 cukup panjang. Diawali pemeriksaan Rapid Test 1 dan 2 yang dilakukan dalam rentang waktu tujuh sampai 10 hari. Jika hasilnya positif, akan dilakukan pengambilan sampel swab dari rongga hidung, tenggorokan, darah dan dahak untuk pemeriksaan PCR. Pemeriksaan ini dilakukan secara serial selama dua hari.



“Jika salah satu sampel menunjukkan hasil positif, sekalipun hasil lain menunjukkan negatif, maka yang diambil adalah hasil yang positif sebagai kesimpulan akhir,” jelas Yacob Tullur yang memberikan keterangan didampingi Asisten I Setkab Kubar Misran Effendi, Kabag Ops Polres Kubar Kompol Sarman, Pasi Teritorial Kodim 0912/KBR Kapten Infanteri Syamsu Duha, Kepala Dinas Kesehatan Kubar dr Rita Sinaga dan Kepala BPBD Kubar Jenton.

Pesan Pemkab Kubar, imbuh Yacob Tullur, agar seluruh pemangku kebijakan masyarakat di Kubar tidak panik. Agar jangan menyebarkan informasi yang tidak bisa dipastikan kebenarannya. “Tetap waspada, selalu mengunakan masker jika keluar rumah, dan terus menerapkan pola hidup sehat,” tegasnya. #Imran Yusran

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here