Hits: 19

Syahran: “Kalau mapan jangan dibantu, masih ada yang perlu bantuan”

Kabid Pendidikan Non Formal pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat, Syahran memberi penjelasan kepada 13 pimpinan PAUD di Kecamatan Linggang Bigung. SUNARDI/KABARKUBAR.COM

LINGGANG BIGUNG – KABARKUBAR.COM
Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat menyalurkan bantuan peralatan gambar untuk para siswa jenjang Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD. Sebanyak 3.000 lebih siswa menerima masing-masing 12 buku gambar dan dua kotak pensil warna. Bantuan tersebut diberikan kepada mereka yang dinilai kurang mampu secara ekonomi.

Menurut Kepala Bidang Pendidikan Non Formal pada Disdikbud Kubar, Syahran, bantuan tersebut bersumber dari APBD Kubar tahun anggaran 2021. Total bantuan tersebut didasari usulan tiap PAUD di Kubar.

“Setiap anak diberi 12 buku gambar dan dua kotak krayon isi masing-masing 12 batang,” ujarnya saat menyerahkan bantuan kepada 13 Taman Kanak-kanak yang ada di Kecamatan Linggang Bigung pada Kamis, 22 Juli 2021.

Ia mengatakan, ada usulan agar besar bantuan dikurangi. Alasannya, agar lebih banyak anak atau siswa PAUD yang bisa menerima bantuan. “Tapi saya melihat bantuan ini malah masih sedikit. Bisa saja tidak sampai sejam, sudah habis dipakai anak,” katanya.

Diakui Syahran, siswa PAUD di Kubar mencapai 7.000 lebih. Namun yang dinyatakan telah memiliki izin administrasi yang disyaratkan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan baru sekitar 6.000 siswa.

“Sinkron dengan Dapodik (Data Pokok Pendidikan) ada 4.500 lebih,” jelasnya dalam pertemuan dengan para pimpinan 13 PAUD di aula TK Darud Dawah Wal-Irsyad yang beralamat di Jalan Olah Bebaya Nomor 12 RT VII Kampung Linggang Bigung, Kecamatan Linggang Bigung.

Para pimpinan 13 TK mengambil paket bantuan alat gambar yang telah dikemas sesuai realisasi dari usulan yang telah diseleksi. SUNARDI/KABARKUBAR.COM

Syahran yang pernah merintis pendirian SMK Negeri 3 Sendawar, menegaskan penerima bantuan adalah siswa PAUD yang orangtua atau walinya dinilai kurang mampu. Terlebih mereka yang tercatat sudah yatim piatu.

“Pekerjaan tidak jelas, tapi ekonomi mapan, tidak bisa menerima bantuan. Kalau mapan jangan dibantu, masih ada yang perlu bantuan,” katanya dalam dialog yang didampingi H Abdullah selaku Kepala TK Darud Dawah Wal-Irsyad Linggang Bigung.

Dari usulan yang diajukan setiap PAUD, akan diseleksi oleh panitia penjaringan yang dibentuk Disdikbud Kubar. “Misalnya, usulan 30 siswa tapi disetujui 20. Jadi ada seleksi,” tegas Syahran yang juga pernah merintis pendirian SMP Negeri 4 Sendawar.

“Kami berterimakasih atas bantuan ini. Semoga nantinya ada bantuan bentuk lain, agar guru dan anak-anak didik lebih baik dalam pembelajaran,” ungkap Erni Lalung, Kepala TK Sinar Harapan yang berlokasi di Kampung Linggang Kebut.

Berdasarkan Dapodik yang ditayangkan di https://dapo.kemdikbud.go.id/ ada 120 TK yang tersebar di 16 kecamatan se-Kubar. Dua di antaranya berstatus negeri. Sedangkan Kelompok Bermain atau Play Group ada 46. #Sunardi

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here