Hits: 0

Bonifasius: Kemanunggalan TNI dan Masyarakat Adalah Aset Yang Harus Dilestarikan

Komandan Satuan Tugas TMMD Ke-104 Wilayah Perbatasan, Letkol Infanteri Anang Sofyan Effendi, menjelaskan kepada Bupati dan Wakil Bupati Mahulu terkait sasaran dan rencana kerja TNI dalam kegiatan yang akan dilakukan dalam waktu sebulan. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

LONG BAGUN – KABARKUBAR.COM
Tentara Nasional Indonesia kembali menunjukkan karya nyata kepada masyarakat di pedesaan. Kali ini, 150 personel akan membuka jalan sepanjang empat kilometer dan 47,5 hektare lahan pertanian di dua kampung dalam wilayah Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu. Tidak hanya itu, ada sejumlah kegiatan fisik dan non fisik lainnya yang dilakukan untuk membantu masyarakat setempat.

Menurut Komandan Komando Distrik Militer 0912/Kutai Barat, Letnan Kolonel Infanteri Anang Sofyan Effendi, kegiatan di dua kampung tersebut didukung 150 personel TNI. Didukung anggaran atau biaya dari Penanggung Jawab Operasi Tentara Manunggal Membangun Desa dan Pemerintah Kabupaten Mahulu.



“Sedangkan sasaran ada dua, yakni Sasaran Fisik dan Sasaran Non Fisik,” ungkapnya saat menyampaikan laporan dalam Upacara Pembukaan TMMD Ke-104 Wilayah Perbatasan Tahun Anggaran 2019 di Wilayah Kodim 0912/KBR. Upacara dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Kampung Long Melaham Kecamatan Long Bagun, Selasa 26/2/2019 pagi tadi.

Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh, menyerahkan secara simbolis peralatan kerja kepada perwakilan TNI, Polri, Satpol PP dan Warga. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Dijelaskan Letkol Anang Sofyan Effendi selaku Komandan Satuan Tugas TMMD Ke-104 Wiltas, ada lima proyek pembangunan yang akan dilakukan TNI dalam Sasaran Fisik. Yakni:

  1. Pembukaan badan jalan menuju kelompok tani sepanjang 2.000 meter dengan lebar 4 meter di RT 02 Kampung Ujoh Bilang.
  2. Pembukaan Lahan Pertanian seluas 17,5 hektare dan Irigasi Plus Saprodi di Kampung Ujoh Bilang.
  3. Pembuatan Kolam Ikan ukuran 20 x 30 meter sebanyak 4 unit, Kolam Pemijahan dan Indukan ukuran 3 x 4 meter sebanyak 2 unit serta Pondok Pertemuan 1 unit di Kampung Long Melaham.
  4. Pembukaan badan jalan menuju kelompok tani sepanjang 2.000 meter dengan lebar 4 meter di Kampung Long Melaham.
  5. Pembukaan Lahan Pertanian seluas 30 hektare dan irigasi plus saprodi di Kampung Long Melaham.




Kemudian pada Sasaran Non Fisik ada sembilan item. Yaitu:

  1. Penyuluhan KB Kesehatan
  2. Penyuluhan Hukum dan Keamanan Ketertiban Masyarakat
  3. Penyuluhan Pertanian, Peternakan dan Perkebunan
  4. Sosialisasi Paham Radikal, Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan
  5. Sosialisasi Bahaya Narkoba dan HIV/AIDS
  6. Sosialisasi Rekrutmen TNI
  7. Sosialisasi Kebakaran Hutan dan Lahan
  8. Sosialisasi Penanggulangan Bencana Alam
  9. Baksos

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, memasangkan Pita dan Alat Kerja secara simbolis kepada empat orang. Yang mewakili TNI, Polri, Satpol PP dan Warga. “Kemanunggalan TNI dan masyarakat adalah bagìan dan aset yang harus kita lestarikan.

Masyarakat Mahulu sangat beruntung, karena daerahnya menjadi salah satu yang dibangun TNI,” ujarnya saat menyampaikan amanat di hadapan sekitar 350 peserta upacara yang terdiri dari Pelajar SMA, SMP dan SD, aparat kampung, anggota Linmas, anggota Laskar Merah Putih, pegawai, Satpol PP, Polri dan TNI.

Dikatakan Bonifasius, Mahulu adalah kabupaten yang baru dan terbatas sarana. Yang lebih banyak berupa sarana angkutan jalur sungai. Sehingga ongkos barang menjadi sangat mahal. Terlebih wilayah yang konturnya perbukitan dan jurang. “Biaya bisa sampai 2,5 kali dari daerah lain. Apalagi jika saat hujan. Kendala pangan membuat bahan makanan banyak dipasok dari luar Mahulu,” jelasnya.

Ia menambahkan, Personel TNI dengan berbagai kecakapan, sangat membantu Mahulu. Sementara pembangunan yang jadi kewenangan pemerintah daerah, akan dilakukan bekerjasama dengan pihak swasta dan masyarakat.

Mewakili Panglima TNI, hadir dua Perwira Menengah TNI AD. Yakni Kepala Seksi Logistik Komando Resor Militer 091/Aji Surya Natakesumah Kolonel Infanteri Erwin Barends. Dan

Perwira Ahli Bidang Operasi Militer Selain Perang Komando Daerah Militer VI/Mulawarman, Kolonel Infanteri Klemen Haposan Siahaan. Ada juga Komandan Satuan Pengamanan Perbatasan Batalyon Infanteri 144/Jaya Yudha, Letkol Infanteri Andri Hadiyanto.

Hadir juga Kepala Kejaksaan Negeri Kutai Barat, Syarief Sulaiman Nahdi, dan Ketua DPRD Mahulu, Novita Bulan. Kemudian Wakil Bupati Mahulu, Yohanes Juan Jenau, dan Wakil Ketua DPRD Mahulu, Moch Japrie Ding. Serta Sekretaris Kabupaten Mahulu, Yohanes Avun, dan Camat Long Bagun, Yason Liah.

Selain 10 Komandan Koramil, hadir dalam kegiatan itu seluruh Perwira Seksi di Kodim 0912/KBR, dan Kepala Polsek Long Bagun, Inspektur Tingkat Satu Purwanto. Mendampingi Bupati Mahulu, turut hadir sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah, para ASN dan honorer di lingkungan Pemkab Mahulu. Termasuk beberapa Petinggi atau Kepala Kampung di Wilayah Kecamatan Long Bagun. Serta sekira 150 warga setempat. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here