Hits: 0

Jika Menemukan Kecurangan, Diminta Segera Dilaporkan

Sosialisasi Pengawasan Partisipatif oleh Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Barat, Kamis 7/12/2017 di Aula Hotel Grand Family, Dusun Jaras Kelurahan Barong Tongkok. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Barat mengajak para Pelajar SMA, anggota Pramuka dan Mahasiswa untuk berpartisipasi dalam Pemilu akan datang. Kamis 7/12/2017 di Aula Hotel Grand Family, Dusun Jaras Kelurahan Barong Tongkok, para Pemilih Pemula itu diajak turut mengawasi gelaran pesta demokrasi.

“Sasaran kita adalah masyarakat, untuk menyampaikan informasi tentang Pemilu dan kita kerja sama dengan Kesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) dan KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kubar,” ungkap Anggota Panwaslu Kubar, Risma Dewi, saat Pembukaan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Dalam Rangka Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Tahun 2018, Pemilihan Umum DPR, DPD dan DPRD, Serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019.

Sosialisasi juga dihadiri Panitia Pemungutan Suara, Komisioner KPU Kubar Martinus yang juga sebagai narasumber. Anggota Panwaslu Kubar Fachrujiansyah Bachsan, Kepala Bidang Badan Kesbangpol Kubar, Suwito.

Bupati Kubar FX Yapan berharap, sosialisasi ini dapat mewujudkan peningkatan pemahaman seluruh lapisan masyarakat Kubar. Dalam pentingnya peran serta dan sinergitas pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat selaku Pemilih. Untuk menyukseskan pelaksanaan agenda Pilgub Kaltim 2018 dan Pemilu 2019 mendatang.

“Pemilihan ini memiliki makna yang hakiki, dan merupakan bentuk dari Pesta Demokrasi. Pemilu ini pula dapat dijadikan sarana pendidikan politik masyarakat yang sangat efektif,” ujarnya melalu sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bupati Kubar, Yulius Gun.

Diakui Yulius Gun, demokrasi berjalan dengan baik di saat setiap pemilih bisa menunjukkan pilihannya berdasarkan pertimbangan rasional. Tidak semata-mata berdasarkan iming-iming dan sejumlah gratifikasi dari kampanye tersebut. “Pendidikan politik berhasil, apabila pelaku politik berkampanye dengan baik dan tidak mengedepankan kampanye hitam,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi kampanye hitam, perlu dilakukannya upaya preventif bekerjasama dengan KPU Kubar. “Saya mengimbau untuk mengawal semua tahapan Pemilu dan meningkatkan kerja sama yang baik. Mengawasi apabila ada kecurangan-kecurangan dalam perpolitikan nanti, segera melaporkan ke Panwaslu,” kata Yulius Gun. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here