Hits: 1

Berbahan dasar sederhana dan lebih murah

Kapolres Kubar, AKBP Roy Satya Putra menyaksikan pembuatan Hand Sanitizer yang dilakukan Waka Polres Kubar Kompol Sukarman. BRIPDA AGUS PURNOMO/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Wabah Corona Virus Desease (Covid-19) yang terus menyebar di berbagai daerah menjadi perhatian khusus pemerintah pusat. Instruksi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada Minggu, 15 Maret 2020, agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah. Hal itu ditindaklanjuti para menteri dan pimpinan daerah.
Tidak hanya aktivitas tertentu, kegiatan belajar mengajar pun telah diinstruksikan untuk dilakukan tidak dengan kontak langsung. Tapi bisa dari rumah, atau dengan sistem dalam jaringan atau online. Hal tersebut merupakan langkah awal untuk mengurangi penyebaran Virus Corona.



Selain mengisolasi diri dari pergaulan luar, masyarakat juga dianjurkan untuk menerapkan pola hidup sehat. Tetap makan makanan bergizi dan yang paling penting rajin cuci tangan menggunakan air mengalir. Bahkan dianjurkan menggunakan hand sanitizer atau antiseptik untuk mencuci tangan.
Di jajaran Kepolisian Resor Kubar, hand sanitizer dibuat sendiri atau diracik personel di masing-masing satuan dan Kepolisian Sektor. Di Markas Komando Polres Kubar, peracikan hand sanitizer sebagai desinfektan atau antiseptik dipimpin oleh Kapolres Kubar, AKBP Roy Satya Putra.
Personel Polres Kubar menggunakan desinfektan buatan Waka Polres Kubar Kompol Sukarman di Ruang Rapat Lantai 2 Mako Polres Kubar pada Senin, 16 Maret 2020. BRIPDA AGUS PURNOMO/KABARKUBAR.COM

“Ini untuk mengedukasi para personel Polres Kubar yang tentunya setiap hari banyak berinteraksi dengan masyarakat luar,” ujar Kapolres yang melihat Wakil Kapolres Kubar, Kompol Sukarman saat meracik di ruang rapat Lantai II Mako Polres Kubar pada Senin, 16 Maret 2020.
Pembuatan hand sanitizer bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kubar dan anggota Polres Kubar yang ahli di bidang kesehatan. Ramuan terbuat dari Alkohol, Gel Aloevera, dan juga Baby Oil sebagai bahan dasarnya. Peracikan itu diakui sebagai langkah antisipasi, karena personel kerap bersentuhan langsung dengan masyarakat banyak.
“Hari ini kami berikan contoh pembuatan hand sanitizer kepada para anggota. Setidaknya dengan usaha-usaha tertentu yang sudah disarankan oleh pemerintah, bisa meminimalisir resiko penularan dari virus tersebut,” ucap Kapolres.
Iptu Andreas TP membuat Hand Sanitizer berbahan dasar sederhana di Mako Polsek Melak pada Selasa, 17 Maret 2020. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

Proses pembuatan hand sanitizer didokumentasikan juga dalam bentuk video, agar bisa dibagikan kepada masyarakat sebagai bahan edukasi. Harapannya, masyarakat bisa mencoba membuat di rumah sebagai salah satu penangkal penyebaran virus.
“Akan kami share (bagikan) melalui medsos. Semoga masyarakat bisa meniru, sebagai bentuk kampanye kami mengajak masyarakat untuk bersama melawan penyeberaan corona,” imbuh AKBP Roy Satya Putra.



“Kami mengikuti instruksi Bapak Kapolres, dan sudah membuat desinfektan sebanyak tiga liter. Hitung-hitung lebih murah daripada beli yang sudah jadi,” ujar Kapolsek Melak, AKP Toni Joko Purnomo saat menuangkan hand sanitizer racikan ke botol semprot di ruang SPK Mako Polsek Melak, pagi tadi.
Perlu diketahui, di Provinsi Kalimantan Timur khususnya di Kabupaten Kutai Barat, aktivitas di sekolah sudah mulai dialihkan dengan belajar di rumah. Hal itu berlaku sejak hari ini. Bupati Kubar, FX Yapan mengimbau masyarakat untuk sementara waktu mengisolasi diri dari tempat keramaian. #Sonny Lee Hutagalung

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here