AKBP Heru Dwi Pratondo: “Anggota polisi jangan bersikap arogan”

Kapolres Kutai Barat, AKBP Heru Dwi Pratondo, memimpin upacara mutasi Kapolsek Penyinggahan dan Kapolsek Long Hubung pada Selasa, 18 Juli 2006 di Mapolres Kubar. SONNY LEE HUTAGALUNG/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Dua pejabat Kepala Kepolisian Sektor di jajaran Polres Kutai Barat dimutasi pada Selasa, 18 Juli 2006. Pergantian Kapolsek pertama kali setelah menempati Mapolres yang baru pada 28 Juni lalu, merupakan salah satu wujud pembinaan karir di tubuh Polri. Kedua pejabat diingatkan untuk menindaklanjuti kebijakan Kepala Polri, Jenderal Sutanto, tentang 13 Sasaran Prioritas, termasuk premanisme.

Kapolsek Penyinggahan dari AKP Bambang Setiono yang telah setahun menjabat, akan menempati pos baru sebagai Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara. Ia digantikan AKP Nyoman Wijana yang sebelumnya menjabat sebagai Ps Kasubbag Permaops di Polda Kaltim. Sementara AKP Achadianto SH yang menjabat Kapolsek Long Hubung ditarik ke Polda Kaltim di Balikpapan. Penggantinya adalah Iptu Hepi Hasasi yang sebelumnya menjabat Kanit Reskrim Polsek Balikpapan.

Ditegaskan Kepala Polres Kubar, AKBP Heru Dwi Pratondo, banyaknya premanisme yang bermunculan oleh sebab masalah sosial yang timbul di berbagai tempat di Indonesia. Hal itu jadi tantangan yang harus disikapi dengan baik oleh polisi.



“Saya ingatkan, Polisi dituntut bekerja keras menghadapi premanisme. Ini berkaitan dengan kebijakan pimpinan kita, Kapolri Jenderal Sutanto, tentang 13 Sasaran Prioritas, termasuk premanisme,” katanya dalam amanat mutasi di halaman Mapolres Kubar.

Dikatakannya, pergantian pimpinan di lingkungan organisasi Polri adalah suatu hal yang biasa dilakukan. Serta salah satu wujud dari dinamisasi suatu organisasi yang bisa terjadi setiap saat, kapan saja dan bagi siapa saja. Ia menegaskan setiap pejabat, apabila akan menerima jabatan harus berfikir bahwa sewaktu-waktu selalu siap untuk menyerahkan jabatan tersebut.



Selain itu, Polsek sebagai ujung tombak Polri di wilayah, dituntut mampu mejadi teladan yang baik bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayahnya. “Anggota polisi jangan bersikap arogan. Hindari tindakan tercela atau penyimpangan dalam pelaksanaan tugas, serta tingkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas AKBP Heru Dwi Pratondo.

Lulusan Akademi Kepolisian tahun 1989 ini mengajak para Perwira, Bintara dan Tamtama untuk banyak melakukan terobosan-terobosan. Guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Ia juga menekankan khusus bagi para Kapolsek supaya mengaktifkan kembali fungsi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Bhabinkamtibmas.

“Polisi harus jadi sosok pelindung, pengayom dan pelayan. Apabila itu semua dapat kita lakukan, maka Insha Allah Polri akan dicintai masyarakat,” pesan AKBP Heru Dwi Pratondo.



Tugas yang semakin berat di masa mendatang dengan banyaknya tantangan, diharap tidak membuat Polisi bosan untuk membekali diri dengan belajar dan berlatih. Sehingga dapat melaksanakan tugas secara profesional dan proposional. Serta didukung oleh rasa kebersamaan para anggota untuk saling bahu membahu. Namun tugas berat tersebut, menurut Kapolres akan dapat dilaksanakan dengan baik apabila disertai loyalitas dan dedikasi yang tinggi.

Selama setahun bertugas di Polsek Penyinggahan, AKP Bambang Setiono mengaku tidak ada kasus hukum yang signifikan ditangani. Sebab kehidupan warga di wilayahnya sangat rohani dan rasa sosial tinggi. Sehingga tidak menimbulkan konflik ataupun tindakan kriminal. “Warga di sana penuh rasa persaudaraan. Bahkan pengaduan ke polsek sangat jarang. Mudah-mudahan begitu seterusnya hingga tetap kondusif,” ungkapnya sebelum sertijab.

Sedangkan Iptu Hepi Hasasi, mengaku siap berangkat ke Long Hubung yang hanya dapat ditempuh lewat Sungai Mahakam. Jalur transportasi pun mengharuskan menggunakan perahu. “Saya siap meskipun belum pernah melihat Long Hubung. Karena ini adalah amanah dan tugas yang menjadi tanggung jawab,” tuturnya. #Sonny Lee Hutagalung

Ads

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here