Hits: 0

Bupati: ‘Kehidupan keluarga berpengaruh langsung menentukan kualitas bangsa dan negara”

Bupati dan Wakil Bupati Kubar, dan Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Barat, bersama para peserta Apel Peringatan Hari Keluarga Nasional di Alun-alun Itho, Senin 26/11/2108. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat menggelar Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-25 di Alun-alun Itho, Senin 26/11/2018 pagi tadi. Dengan Tema “Hari Keluarga Nasional, Hari Kita Semua”. Dan Sub Tema “Keluarga Berkumpul, Berinteraksi, Berdaya, Peduli Dan Berbagi Pentingnya Mencintai Dalam Keluarga Dan Perencanaan Dalam Membangun Keluarga Menuju Hari Esok Yang Lebih Baik Daripada Hari Ini”.

Diungkapkan Ketua TP PKK Kubar, Yayuk Seri Rahayu, Harganas telah dilaksanakan 25 tahun sejak tahun 1993. Berawal dari hari bersejarah pada 29 Juni 1949, saat para pejuang kemerdekaan Indonesia kembali kepada keluarga tercinta. “Harganas merupakan amanah rakyat untuk mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia, akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan membangun bangsa dan negara,” ujarnya saat menyampaikan kata sambutan.

Ia menjelaskan, kegiatan sehari ini diisi dengan Apel Peringatan Harganas, dan Gelar Dagang dengan melibatkan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kubar. Juga Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kubar, Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif, dan Kelompok Usaha Peningkatan dan Pendapatan Keluarga Se-Kubar. Gelar Dagang juga diisi jual beli sayur, buah, dan ikan dalam bentuk makanan olahan. Serta barang kerajinan seni budaya hasil produksi para perajin lokal Kubar.



Peserta berjumlah 600 orang yang terdiri dari keluarga, sekolah tingkat TK hingga SMA, Pusat Informasi Konseling Remaja, Kelompok BKB, BKR, BKL, Kepala OPD, jajaran ASN, TKK, PTT, Perusahaan, Lembaga Perbankan di Kubar. “Kegiatan memuat upaya bagaimana penerapan dari empat pendekatan keluarga. Yakni Keluarga Berkumpul, Keluarga Berinteraksi, Keluarga Berdaya, serta Keluarga Peduli dan Berbagi,” ujar Yayuk.

Bupati mengunjungi meninjau lapak pedagang yang menjadi salah satu program Peringatan Harganas Tahun 2018. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Yayuk menyebut Harganas diadakan dengan dua tujuan. Pertama, Tujuan Umum untuk meningkatkan peran serta pemerintah, mitra kerja dan swasta. Tentang pentingnya penerapan delapan fungsi keluarga dan pembentukan karakter sejak dini. Guna mewujudkan pelembagaan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Kedua, Tujuan Khusus untuk meningkatkan peran serta seluruh pemangku kebijakan dan mitra kerja, serta masyarakat dalam peningkatan ketahanan keluarga. “Pesan Inti adalah Cinta Keluarga, Cinta Terencana,” tegasnya.

 Diingatkan juga pentingnya arti dan peranan keluarga bagi kelangsungan pembangunan yang berkelanjutan. Yang mendorong lahirnya Undang-undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Mengamanatkan pemerintah wajib melaksanakan program yang mendukung terwujudnya ketahanan dan pembinaan kesejahteraan keluarga.

Rangkaian kegiatan Peringatan Harganas Ke-25 di Kabupaten Kutai Barat diisi Senam Bersama. LILIS SARI/KABARKUBAR.COM

Bupati Kubar, FX Yapan berharap,  Peringatan Harganas dapat menjadi motivasi bagi semua orang melalui kapasitas masing-masing. Untuk mengoptimalkan peran keluarga agar semakin berdaya dan memiliki ketahanan yang baik. Keluarga disebut sebagai pranata sosial pertama yang mengemban fungsi strategis. Dalam membekali nilai-nilai kehidupan bagi anak manusia yang tengah bertumbuh dan berkembang.



Dalam keluarga pula nilai-nilai agama,  kemanusiaan, kebangsaan, keadilan sosial, serta nilai-nilai moral secara praktis mulai ditumbuhkan dan diproses. “Dapat kita pahami bersama, kehidupan suatu keluarga berpengaruh langsung dalam menentukan kualitas bangsa dan negara,” ujarnya dalam kegiatan yang dihadiri juga Wakil Bupati Kubar, H Edyanto Arkan.

Bupati melanjutkan, penduduk sebagai modal dasar pembangunan adalah merupakan titik pusat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Manusia dan sumber dayanya menjadi faktor penentu dan kunci dari kemajuan suatu daerah. Bahkan untuk mengupayakan pembangunan yang berkelanjutan, kemajuan bangsa sebagian besar ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang tangguh dan berkarakter. “Serta mampu menguasai pengetahuan dan teknologi untuk membangun negaranya,” tegas Yapan.

Selaku kepala daerah, Yapan mengimbau seluruh elemen untuk dapat lebih mandiri. Dan harus melakukan pembaharuan diri untuk menjadi lebih baik. Serta bertanggungjawab mendorong dan menciptakan iklim yang sehat bagi pembentukan keluarga Indonesia yang sehat, sejahtera serta berpendidikan. “Keluarga juga sebagai pondasi utama serta lembaga pertama untuk dapat menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia dan cinta tanah air,” katanya. #Lilis Sari/Advertorial

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here