Hits: 0

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia di Kubar

Peserta Upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia di Alun-alun Itho, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat. REVANDI/KABARKUBAR.COM

BARONG TONGKOK – KABARKUBAR.COM
Masyarakat Kabupaten Kutai Barat diingatkan kembali bahwa sumber utama timbunan sampah berasal dari sampah plastik. Sehingga pemerintah mengajak semua orang untuk menjaga kebersihan dengan mengendalikan sampah plastik. Dengan berbagai cara untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Mari kita bersama sama untuk menjaga lingkungan dengan meletakkan sampah pada tempatnya, dan mengurangi penggunaan sampah plastik. Juga melakukan pemilahan sampah untuk diolah selanjutnya menjadi bahan produktif,” ujar Bupati Kutai Barat, FX Yapan, dalam Upacara Memperingati Hari Lingkungan Hidup, Jumat 28/9/2018 pagi tadi di Alun- Alun Itho, Kompleks Perkantoran Pemkab Kubar.



Dalam rangkaian World Enviroment Day itu, bupati mengingatkan sampah plastik tampil dalam berbagai rupa. Antara lain, kemasan makanan dan minuman, kemasan kantong belanja serta pembungkus barang lainnya. Dari total timbunan sampah plastik, yang telah dilakukan daur ulang diperkirakan baru 10 sampai 50 persen saja. “Dan 60 sampai 70 persen timbunan di TPA. Tapi yang belum terkelola mencapai 15 sampai 30 persen,” ujar FX Yapan membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Siti Nurbaya Bakar.

Acara dengan tema Wujudkan Kutai Barat Sehat dan Bersih Sampah Menuju Hari Esok Lebih Baik, disinggung juga soal sampah yang terbuang di lingkungan.  Terutama ke lingkungan perairan seperti sungai, danau, pantai dan laut. Guna mengatasi persoalan sampah kemasan plastik, maka diperlukan kebijakan dan strategi yang tepat. Seperti sinergi antara perlindungan lingkungan hidup, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas sosial.

Pemkab Kubar juga memberikan penghargaan kepada sekolah peraih Adiwiyata, juga para tokoh dan lembaga serta perusahaan yang dinilai telah berkontribusi baik dalam pelestarian lingkungan hidup. REVANDI/KABARKUBAR.COM

Pengelolaan sampah plastik berkelanjutan terdapat beberapa prinsip utama yang harus ditetapkan. Yaitu melakukan kemasan lain dengan cara mengurangi kemasan atau wadah sekali pakai, dan peningkatan agar dapat digunakan atau daur ulang. Sebab Indonesia dihadapkan pada permasalahan dampak dari peningkatan aktivitas manusia, yaitu penumpukan sampah plastik.

Sampah plastik adalah benda yang tidak dapat terurai dalam waktu cepat, dan butuh waktu jutaan tahun. Juga dapat mengakibatkan pencemaran tanah, air dan laut. “Perlu dilakukan tindak lanjut pengelolaan yang cepat, tepat dan ramah lingkungan,” ujar FX Yapan dalam upacara di lingkungan Pemkab Kubar itu.



Acara ini diisi juga penyerahan penghargaan Adiwiyata. Yakni penghargaan kepada sekolah-sekolah yang dinilai berhasil mendidik siswa menjadi individu yang bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup.

Hadir dalam acara tersebut, Komandan Kodim 0912/KBR Letkol Infanteri Rudi Setiawan, Kapolres Kubar AKBP I Putu Yuni Setiawan, dan Sekda Kubar Yacob Tullur. Ada juga Plt Asisten I Setkab Kubar Misran Effendi dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kubar Ali Sadikin. Serta para kepala organisasi perangkat daerah dan camat. #Revandi/Advertorial

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here