Hits: 20

Posyandu, Semenisasi dan Tower Internet 40 Meter

Petinggi Muara Jawaq, Ade Yudas, mengikuti pertemuan yang diadakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Kampung Kabupaten Kutai Barat secara virtual pada Selasa, 27 Juli 2021. EKILOVIS/KABARKUBAR.COM

MOOK MANAAR BULATN – KABARKUBAR.COM
Bertugas sebagai Kepala Kampung atau Petinggi Muara Jawaq di Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Ade Yudas mengedepankan tiga program di awal kepemimpinan. Tiga item itu merupakan aspirasi masyarakat yang sebelumnya telah diputuskan dalam musyawarah perencanaan pembangunan desa atau musrenbangdes tahun lalu.

“2021 ini ada tiga item, karena pemotongan anggaran dari pemerintah pusat,” kata Ade Yudas saat ditemui di Kantor Petinggi Muara Jawaq, Jalan Gerigit RT 1 Kampung Muara Jawaq pada Selasa, 27 Juli 2021.

Pertama adalah pembangunan pos pelayanan terpadu atau posyandu tambahan. Dari sebelumnya hanya ada satu unit bangunan posyandu anak dan satu unit posyandu lanjut usia. Hal itu juga menjadi salah satu cara mengantisipasi kerumunan yang dihindari di masa pandemi Covid-19.

“Kita bangun Posyandu di RT 12. Tadinya ngumpul dari 14 RT yang ada. Jadi kita buat masing-masing dua posyandu untuk anak dan lansia,” ujarnya Kepada KabarKubar. Ia didampingi dua staf, yaitu Sekretariat Kampung atau Sekretaris, Candra Wijaya serta Kepala Urusan Umum dan Perencanaan, Filipus Riswansyah.

Ia mengatakan, program lainnya adalah peningkatan jalan dalam kampung berupa semenisasi, dan pengadaan jaringan internet untuk di kantor pemerintah kampung. Tower Triangle ukuran 30 centimeter setinggi 40 meter itu menjadi kebutuhan utama bagi pelayanan masyarakat.

“Makanya hari ini bisa mengikuti zoom meeting dengan DPMK (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Kampung Kubar). Tapi harus hidupkan genset dulu, karena kami belum ada listrik dari PLN,” katanya.

Pemerintah Kampung Muara Jawaq dapat mengikuti pertemuan secara virtual atau zoom meeting dengan adanya peralatan pendukung yang dibeli dari alokasi dana desa tahun 2021. EKILOVIS/KABARKUBAR.COM

 

“Jangankan berinternet, sinyal telepon saja tidak ada di daerah sini. Bapak lihat sendiri kan, sinyal handphone cuma tanda bulat, tidak ada sama sekali,” imbuh Filipus Riswansyah.

Ade Yudas menerangkan, peralatan itu dibagi dua jalur. Yakni jalur staf dan non staf. Mereka menggunakan fasiltas itu bergantian, sehingga tidak lelet. Sebab kapasitas atau bandwidth yang terpasang adalah 4 Mbps atau Megabit Per Second.

Kecepatan internet 1 Mbps setara dengan 1.000 Kilobit Per Second. Artinya, punya kecepatan transfer data sebesar 1.000 Kbps yang mampu upload atau download data sebesar 125 kilobit dalam waktu satu detik.

“Sekarang ini serba digital, dan sangat butuh internet. Ada memang lokasi di tepi Sungai Mahakam sana bisa berinternet, tapi kalau ada ponton lewat, sinyal tiba-tiba hilang. Tidak mungkin juga kita kerjakan tugas atau zoom meeting disitu,” pungkasnya.

Ade Yudas dilantik sebagai Petinggi Muara Jawaq di Alun-alun Itho, Kompleks Perkantoran Pemkab Kubar pada Senin, 4 April 2021. Dilantik bersamaan 52 petinggi untuk masa jabatan tahun 2021-2026, dari hasil pemilihan petinggi serentak yang dilaksanakan pada Rabu, 10 Maret 2021.

Sebelum disahkan Sustainable Development Goals atau SDGs Kampung Muara Jawaq, penduduk mencapai 1.500 lebih jiwa dalam 416 kepala keluarga. “Dari hasil SDGs, penduduk kita hanya 389 KK, data lainnya sedang kami kumpulkan kembali dari nol,” pungkas pria yang sebelumnya bekerja sebagai operator alat berat di PT Thiess Indonesia Site Muara Bunyut. #Ekilovis

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here